Berita

Net

Hukum

Kemenristekdikti Dorong Penuntasan Kasus Kematian Mahasiswa UII

SELASA, 24 JANUARI 2017 | 22:47 WIB | LAPORAN:

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi meminta penegak hukum menuntaskan kasus kematian mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

"Saya rasa semua harus dilakukan investigasi dengan sebaik-baiknya. Pihak kampus sedang melakukan investigasi internal," kata Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Intan Ahmad di Jakarta, Selasa (24/1).

Menurutnya, saat ini pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan atas dugaan tindak kekerasan sehingga mengakibatkan tiga mahasiswa tewas.


"Jadi, siapapun yang bersalah harus bertanggung jawab," ujar Intan.

Dia menambahkan, kewenangan mengenai panduan kegiatan mahasiswa di luar kampus atau ekstrakulikuler diatur oleh rektor masing-masing perguruan tinggi. Meski begitu, pihak kampus tidak boleh lepas dari kewajiban mengawasi.

"Segala bentuk kekerasan baik fisik dan non fisik dilarang. Sanksi melalui yayasan, tetapi jika ada yang melanggar hukum harus diproses," tegas Intan.

Diketahui, tiga mahasiswa UII meninggal dunia setelah mengikuti pendidikan dasar pecinta alam di Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah. Ketiganya atas nama Muhammad Fadli (19) dari jurusan Teknik Elektro angkatan 2015, Syaits Asyam (19) jurusan Teknik Industri, dan Ilham Nurpadmy Listia Adi dari Fakultas Hukum angkatan 2015. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya