Berita

Antasari Azhar/Net

Hukum

Antasari: Kasus Korupsi Garuda Sudah Ada Di Era Ruki

SELASA, 24 JANUARI 2017 | 01:35 WIB | LAPORAN:

. Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar berharap lembaga yang dipimpinnya membongkar kasus dugaan korupsi di PT. Garuda Indonesia yang pernah dilaporkan masyarakat.

Menurut Antasari, laporan kasus dugaan korupsi di tubuh Garuda sudah pernah masuk di era Taufiequrachman Ruki menjabat sebagai ketua KPK periode 2003-2007. Seperti laporan mengenai dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan teknologi informasi (IT) komersial PT. Garuda Indonesia dengan PT. Lufthansa.

Pada kasus ini, sudah dilakukan pengumpulan keterangan dengan simpulan terdapat penyimpangan dalam pembayaran tagihan layanan IT oleh Garuda kepada PT. LSYI sebesar 3.310.007,77 dolar AS periode Juni sampai Desember 2006.


Selanjutnya mengenai pembelian pesawat, dugaan korupsi terkait pengadaan 11 pesawat Airbus A330-300 pada 2012 silam oleh PT Garuda Indonesia.

"Pokoknya buka semua (laporan dugaan korupsi di Garuda) yang lama dan yang baru," ujar Antasari saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (23/1).

Antasari tidak mengentahui alasan KPK menutup mata laporan masyarakat terkait sejumlah dugaan korupsi di Garuda.

Saat disinggung mengenai adanya intervensi pihak lain kepada KPK agar tidak membongkar laporan tersebut, Antasari menilai hal tersebut sangat tidak mungkin.

Namun, jika dirinya tidak terganjal kasus pembunuhan kasus pembunuhan bos PT. Putra Rajawali Banjaran, Antasari mengaku bakal membongkar laporan dugaan korupsi tersebut.

"Kenapa terlambat diusut, kenapa saya ditahan itu saja," ujar mantan narapidana ini. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya