Berita

RMOL

Hukum

Instruksi Habib Rizieq, Laporkan Megawati

SENIN, 23 JANUARI 2017 | 18:27 WIB | LAPORAN:

Usai memberikan keterangan singkat terkait hasil pemeriksaan terhadap dirinya, Habib Rizieq Shihab menghampiri massa Front Pembela Islam (FPI) yang mengawalnya sejak pagi.

Rizieq yang merupakan imam besar FPI langsung menaiki mobil komando seraya bershalawat dan menyampaikan hasil pemeriksaan dirinya oleh penyidik Polda Metro Jaya. Dia menyampaikan sejumlah aspirasi yang ditujukan kepada ribuan anggota FPI yang memadati depan Mapolda Metro Jaya.

Salah satunya dengan memberi instruksi untuk melaporkan Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri ke polisi di masing-masing daerah.


"Siap laporkan Megawati ke polda. Nanti pulang dari sini laporkan Megawati ke polda masing-masing terkait penistaan agama," kata Rizieq disambut riuh massa.

Instruksi Rizieq mengacu kepada orasi Megawati saat peringatan HUT PDI Perjuangan ke-44 beberapa waktu lalu. Menurutnya, Megawati telah menyampaikan pernyataan yang menistakan agama. Sehingga, dia meminta polisi segera memeriksa ketua umum PDIP tersebut.

"Kita bawa pidato Ibu Mega nistakan Islam, menghina Rukun Iman. Kami minta Ibu Mega diperiksa atas penistaan agama," jelas Rizieq.

Dia memastikan bahwa, negara Indonesia bukanlah milik Megawati seorang melainkan milik seluruh anak bangsa.

Diketahui, Rizieq diperiksa sebagai saksi terkait laporan atas penghasutan dan ujaran kebencian berbau suku, agama, ras, dan antar golongan (Sara). Khususnya tudingan atas rectoverso atau logo pengaman uang rupiah Tahun Emisi 2016 yang dianggap menyerupai logo palu arit.

Rizieq dijerat pasal 28 ayat 2 junto pasal 45 ayat 2 UU 19/2016 tentang Perubahan Atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya