Berita

Net

Hukum

KPK Dalami Informasi Dari Istri Emirsyah Satar

SENIN, 23 JANUARI 2017 | 17:49 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal terus memeriksa Sandrina Abubakar, istri mantan Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar yang menjadi tersangka kasus suap pembelian pesawat dan mesin pesawat.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, penyidik masih memerlukan keterangan sejumlah saksi untuk menelisik pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Tidak terkecuali Sandrina Abubakar yang dianggap relevan dimintai keterangan soal kasus yang menjerat sang suami.

"Saksi-saksi yang relevan akan kita panggil, siapa saja saksi-saksi tersebut," ujar Febri dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Senin (23/1).


Sandrina pernah diperiksa penyidik terkait penyelidikan kasus yang ditangani KPK. Saat itu, Sandrina dicecar mengenai sejumlah informasi yang didapat penyidik. Termasuk dugaan suap yang diterima suaminya dari perusahaan penyedia mesin pesawat Rolls Royce.

Febri belum mau memberikan keterangan terkait pemeriksaan Sandrina pada 20 Desember 2016 lalu. Namun, saat disinggung apakah ada pihak lain yang ikut terlibat, dia mengakui bahwa penyidik sedang membidik pihak lain yang diduga ikut terlibat. Hal ini diindikasi dari jeratan pasal 55 KUHP kepada kedua tersangka.

"Artinya itu diduga perbuatan bersama-sama. Sehingga secara sekaligus dalam penyidikan ini kami dalami indikasi pihak lain," katanya.

Emirsyah disangka KPK menerima suap puluhan miliar dari pabri asal Inggris Rolls Royce lewat perantara Beneficial Owner Connaught International Pte. Ltd yang juga pendiri Muji Rekso Abadi (MRA) Group Soetikno Soedarjo. Suap itu terkait pengadaan mesin pesawat untuk maskapai Garuda Indonesia.

Emirysah diduga menerima uang Rp 20 miliar dalam bentuk 1,2 juta euro dan USD 180 ribu. Dia juga menerima barang senilai USD 2 juta yang berada di Singapura dan Indonesia.

Pihak Rolls Royce diketahui memberi suap USD 2,25 juta dan mobil Rolls Royce Silver Spirit untuk mempengaruhi Emirsyah terkait penyediaan mesin Jet Trent 700 bagi pesawat Airbus A330 milik Garuda Indonesia. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya