Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Perusahaan Tambang Batubara Semena-mena, Buruh Lakukan Perlawanan

SENIN, 23 JANUARI 2017 | 13:37 WIB | LAPORAN:

Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kalimantan Timur tidak terima dengan upaya perusahaan tambang batu bara terbesar di negeri itu yang semena-mena memecat dan hendak mem-PHK sejumlah buruh yang sudah pontang-panting bekerja.

Koordinator SBSI Wilayah Kalimantan Timur Neneng Herawati Panjaitan meminta semua unsur pengurus SBSI di Kalimantan Timur untuk melakukan advokasi, pendampingan dan juga memperjuangkan nasib buruh yang didiskriminasi oleh perusahaan.

"Kita mendesak agar para buruh dipekerjakan kembali. Untuk PT SIMS, KJM, ABM, sudah keluar anjuran dari Pemerintah, agar perusahaan-perusahaan ini mempekerjakan kembali para buruh. Namun, perusahaan-perusahaan itu menolak mempekerjakan kembali,” ungkap Neneng Herawati Panjaitan, kepada redaksi, Senin (23/1).


Karena ulah manajemen perusahaan yang tidak memenuhi hak-hak buruh, lanjut dia, maka SBSI pun sudah menggugat PT SIMS di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). "Sekarang sudah memasuki agenda sidang kedua,” ujarnya.

Neneng juga menyampaikan, pihaknya pun sudah melaporkan persoalan ini kepada Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Paser, Kalimantan Timur agar meminta perusahaan-perusahaan itu mempekerjakan kembali para buruh sebagaimana anjuran pemerintah.

"Sudah dilaporkan ke DPRD untuk melakukan hearing agar memanggil ketiga perusahaan itu,” ujarnya.

Sebelumnya, SBSI juga menggelar aksi unjuk rasa spontanitas mendukung para buruh dan menuntut perusahaan agar memenuhi hak-hak buruh.

"Dari aksi spontanitas yang dilakukan, sebenarnya sudah disepakati oleh manajemen bahwa upah buruh yang melakukan aksi itu akan segera dibayar. Maka, berdasarkan hal itu, ada upaya kita melakukan hearing dengan DPRD agar perusahaan memenuhi janjinya kepada para buruh,” ujarnya.

Neneng menginformasikan, bahwa rencanya hearing dengan DPRD Kabupaten Paser itu dijadwalkan akan digelar Senin, 23 Januari 2017 pukul 10.00 WIB di kantor DPRD Kabupaten Paser.

SBSI pun terus melakukan konsolidasi dan membahas sejumlah persoalan serta langkah-langkah yang akan dilakukan untuk memperjuangkan nasib buruh itu.

"Malam ini, kami sedang membahas kasus-kasus yang terjadi di perusahaan, khususnya kasus yang terjadi di Batu Kajang, Kabupaten Paser. Dan besok, Senin 23 Januari 2017 akan hearing dengan pimpinan DPRD Kabupaten Paser,” ujarnya.

Dia mengatakan, Ketua Pengurus Komisariat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (PK SBSI) di PT SIMS yakni Juhriansyah bersama satu orang anggota SBSI dan juga anggota PK SBSI PT KJM Amiruddin, telah mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh PT SIMS dan PT KJM.

Sebelumnya diinformasikan, upaya advokasi terhadap sejumlah karyawan perusahaan yang bergerak di sektor batu bara seperti PT ABM Balikpapan sedang dilakukan oleh SBSI. Terdapat sejumlah anggota SBSI yang bekerja di perusahaan itu dan terancam di-PHK. Bahkan, sejumlah karyawan diputus hubungan kerja secara sepihak tanpa ada surat teguran dan tanpa pesangon.

Sementara, PT Sims Jaya Kaltim merupakan sebuah perusahaan jasa pertambangan dan disebut sebagai produsen batu bara ketiga terbesar di Indonesia. Dan PT. Kideco Jaya Agung untuk menjadi salah satu kontraktornya. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya