Berita

Yusril Ihza Mahendra/net

Politik

Yusril: Ambang Batas Tidak Punya Landasan Konstitusional

SABTU, 21 JANUARI 2017 | 09:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. DPR RI seharusnya mengikuti kehendak konstitusi dalam menentukan perlu atau tidak ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) diberlakukan pada Pemilu 2019.

"Jangan kita punya keinginan lalu kita cari pembenaran di konstitusi," kata mantan Menteri Sekretaris Negara, Yusril Ihza Mahendra, dalam diskusi Politik Ambang Batas di Menteng, Jakarta, Sabtu (21/1).

Secara tak langsung, Yusril menilai pembahasan RUU Penyelenggaraan Pemilu (RUU Pemilu) saat ini dilakukan sesuai maunya partai-partai politik tertentu.


"Kalau mau halal dicari dalilnya, haram dicari dalilnya," sebutnya.

Mantan Menteri Hukum dan HAM itu menegaskan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) sudah memberikan keputusan final Pemilihan Umum Legislatif dilakukan serentak dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Ia sendiri mengaku termasuk pihak yang memohonkan pengujian pasal soal threshold di MK, baik untuk pemilihan parlemen maupun pemilihan presiden.

"Saya berpendapat ambang batas parlemen tidak punya landasan konstitusional. Kalau bicara kehendak rakyat, ya ikuti kemauan rakyat. Kalau ada partai cuma dapat satu kursi, ya ikuti saja (masuk DPR)," katanya. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Restorative Justice Jadi Komedi saat Diucapkan Jokowi

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:08

Pembentukan Dewan Perdamaian Trump Harus Dikritisi Dunia Islam

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:00

Eggi Sudjana Pengecut, Mau Cari Aman Sendiri

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:15

Beasiswa BSI Maslahat Sentuh Siswa Dhuafa

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:12

Purbaya Bakal Sidak Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:03

Kirim Surat ke Prabowo, Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:32

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Jomplang dengan Nasib Guru Madrasah

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:17

Dukung Prabowo, Gema Bangsa Bukan Cari Jabatan

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:01

Lingkaran Setan Izin Muadalah

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:38

Polri di Bawah Presiden Amanat Reformasi dan Konstitusi

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:13

Selengkapnya