Berita

Hukum

Sylviana Murni Akui Terima Dana Hibah Rp 6,8 Miliar Dari Jokowi

JUMAT, 20 JANUARI 2017 | 17:57 WIB | LAPORAN:

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta periode 2013-2018, Sylviana Murni, mengaku menerima dana hibah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dana hibah tersebut sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur, yang saat itu dipimpin Joko Widodo, bernomor 235 tahun 2014 tanggal 14 Februari sebesar Rp 6,8 miliar.

"Benar, ada dana ini Rp 6,8 miliar, untuk kepengurusan (Kwarda) 2013-2018," kata Sylvi usai diperiksa penyidik Tipikor Polri sebagai saksi di gedung Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Jumat (20/1).


Menurut calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu itu, pengawasan dan penggunaan dana tersebut, telah diaudit oleh auditor independen khusus.

"Hasil kegiatan kita pada 2014, di sini jelas sekali. Sudah ada auditor independen. Jadi saya sudah punya auditor terdaftar," ungkap Sylvi.

Eks Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan itu pun meyakini jika hasil audit tersebut telah dilaporkan. Sehingga, tidak  berpotensi masalah dalam laporan keuangan dana hibah. Bahkan, Sylvi juga sempat mengembalikan dana hibah sebesar Rp 801 juta ke Pemprov DKI, karena ada beberapa kegiatan yang tidak terlaksana.

"(Hasil audit) mengatakan bahwa kegiatan semua ini adalah wajar. Tapi, ada juga yang tidak bisa dilaksanakan karena berbagai hal. Antara lain waktu dan sebagainya, ini ada bukti pengembalian kepada kas daerah sejumlah Rp 801 juta sekalian ini pengembaliannya," urai eks Walikota Jakarta Pusat tersebut. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya