Berita

Politik

Roy Suryo: Cuitan Pak SBY Clear, Tak Perlu Ditafsirkan Lagi

JUMAT, 20 JANUARI 2017 | 15:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tak perlu ada tafsiran atau penjelasan atas cuitan Presiden SBY di akun Twitter-nya. Kalimat kerisauan yang disampaikan Ketua Umum DPP Partai Demokrat tersebut itu sudah jelas.

"Itu kalimat yang clear. (Untuk) introspeksi kita semua saja," jelas Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Roy Suryo, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL pagi ini.

Karena itu Roy tak bersedia menjelaskan saat ditanya apa maksud dan kepada siapa ditujukan kicauannya tersebut.


"Kalau apa yang keluar dari Pak SBY, saya tidak perlu mengartikan atau mencoba menafsirkan," ungkap mantan Menpora ini.

Menurutnya lagi, masyarakat sudah cerdas dan dewasa dalam memahami pernyataan SBY tersebut. Dia yakin, rakyat yang paham pasti mengamini kerisauan Presiden ke-6 tersebut.

"Kalau nggak setuju, juga nggak apa-apa. Ini demokrasi," ucapnya.

Berikut cicitan SBY yang diunggah sekitar 1 jam lalu.

"Ya Allah, Tuhan YME. Negara kok jadi begini. Juru fitnah dan penyebar "hoax" berkuasa dam merajalela. Kapan rakyat dan yang lemah menang?" ungkap SBY. [zul]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya