Berita

Emirsyah Satar

Hukum

Rumah Emirsyah Satar Termasuk Yang Digeledah KPK

KAMIS, 19 JANUARI 2017 | 16:08 WIB | LAPORAN:

Bekas Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, tersandung kasus dugaan suap di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski belum dirilis secara resmi oleh KPK, nama Emirsyah Satar sudah beredar dalam pemberitaan media online.

KPK juga telah melakukan pengeledahan terkait kasus yang menyeret nama Emirsyah Satar. Kuat dugaan rumah pribadi Emirsyatar di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan termasuk yang digeledah.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan sejak kemarin penyidik melakukan pengeledahan terkait kasus dugaan suap terkait pengadaan barang di perusahaan plat merah.


Menurutnya ada empat tempat yang menjadi fokus pengeledahan. Namun Febri belum mau menjelaskan dimana saja empat tempat tersebut. Termasuk rumah Emirsyah.

Febri hanya memastikan nilai suap dalam kasus ini sangat besar, yakni mencapai jutaan dolar Amerika Serikat. Kasus tersebut juga lintas negara atau transnasional.

"Kami belum bisa sampaika secara rinci karena tim masih bergerak. Rinciannya akan kami sampaikan segera," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (19/1).

Diketahui, setelah keluar Garuda, Emirsyah menjabat sebagai Chairman MatahariMall.com, situs e-commerce milik Lippo Group.

Emirsyah sendiri saat menjabat bos di perusahaan plat merah sektor penerbangan itu cukup rajin melaporkan jumlah hartanya kepada KPK.

Dari penelusuran situs acch.kpk.go.id, tercatat Emir telah empat kali melaporkan hartanya, sejak tahun 2002. Terakhir, Emirsyah melaporkan harta kekayaan pada tahun 2013, yang hasilnya diterbitkan KPK pada 11 Februari 2014.

Dalam LHKPN milik Emirsya, tercatat memiliki total harta senilai Rp48.738.749.245 dan 932.757 dolar Amerika Serikat.

Harta itu jauh melonjak dari laporan Emirsyah pada medio 2010, yang hanya memiliki harta Rp 19.963.868.866 dan 196.416 dolar AS.

Hartanya terdiri dari Harta bergerak dan tidak bergerak. Di antara harta tidak bergeraknya yakni tanah dan bangunan di ‎9 lokasi. Seperti di Jakarta Selatan, Bogor, Tangerang Selatan, Singapura dan Melbourne.

Selain itu, Emirsyah juga ter‎cata memiliki harta bergerak berupa lima mobil kelas mewah. Seperti BMW, Mercedes Benz, Toyota Harrier dan Range Rover. Pria kelahiran Juni 1959 itu juga tercatat memiliki logam mulia, batu mulia dan barang seni nan antik, senilai Rp 1.456.000.000. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya