Berita

Prabowo Subianto

Politik

Kepengurusan Gerindra Sulsel Versi Amrullah Pase Diserahkan Ke DPP

RABU, 18 JANUARI 2017 | 20:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kepengurusan DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Amrullah Pase akan diserahkan ke DPP Partai Gerindra.

Bendaraha DPD Partai Gerindra Sulsel versi Amrullah Pase, Natsir Dacong, mengaku saat ini sudah berada di Jakarta.

"Saya sudah di Jakarta membawa susunan Pengurus DPD Gerindra Sulsel yang dipimpin Amrullah Pase untuk diserahkan ke DPP Gerindra," ujar Natsir, yang ditemani Ahmad Kahar Idu serta sejumlah pengurus lainnya, dalam keterangan tertulis (Rabu, 18/1).


Amrullah Pase Cs membentuk kepengurusan sebagai penolakan atas manuver La Tinro La Tunrung dan Idris Manggabarani (IMB).

Sebelum memutuskan mundur dari kursi Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel beberapa waktu lalu, La Tinro menemui Prabowo. Dalam kesempatan itu, dia mengklaim diminta untuk mencarikan orang yang akan menggantinya. Saat itulah, dia mengusulkan IMB. Pada Senin, (9/1) lalu, La Tinro mengumumkan bahwa IMB yang akan menggantikannya.

Natsir menilai La Tinro dan IMB terlalu jauh melampaui kewenangan DPP Gerindra.

"Mereka berdua hanya diterima audiensi, lalu berusaha mengkondisikan seolah-olah sudah menjadi keputusan. Inikan masuk kategori politisi busuk," tegasnya.

Dia juga menegaskan tak ada penjadwalan pelantikan IMB oleh DPP.

"La Tinro dan Idris mengumumkan pelantikan Idris tanggal 14 Januari lalu diubah lagi ke 18 Januari. Namun setelah dicek ke DPP Gerindra, tidak pernah ada penjadwalan tersebut," tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon mengungkapkan pengangkatan IMB masih wacana. Apalagi, Wakil Ketua DPR ini sendiri belum melihat Surat Keputusannya (SK)-nya.

Karena itu pula, dia menolak berkomentar lebih jauh saat ditanya banyaknya penolakan dari pengurus Gerindra Sulsel atas penunjukan IMB. "Saya lihat SK-nya dulu," elaknya. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya