Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Arbab Ke Hakim: Saya Tak Pernah Dipanggil KPK

RABU, 18 JANUARI 2017 | 16:39 WIB | LAPORAN:

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang praperadilan kasus suap pilkada Buton tahun 2012 dengan tersangka Bupati Buton, Samsu Umar, Rabu (18/1).

Agenda sidang mendengarkan keterangan para saksi, salah satunya saksi utama mantan anggota Komisi III DPR RI, Arbab Paproeka.

Kepada majelis hakim, Arbab menjelaskan bahwa dia tidak pernah diperiksa KPK selama proses penyidikan dan persidangan Akil Mochtar di Pengadilan Tipikor.


"Saya hanya menerima surat panggilan bersaksi di pengadilan, tetapi surat panggilan pemeriksaan tidak ada," jelas dia dalam persidangan.

Arbab juga mengaku pernah mengirim surat kepada pimpinan KPK tertanggal 12 Oktober 2016 untuk menjelaskan duduk persoalan dan kebenaran kasus suap ketua MK Akil Mochtar yang akhirnya menyeret bupati Buton Samsu Umar.

"Kasus itu ada karena saya, betul saya pernah bertemu dengan pak Akil Mochtar sebanyak 2 kali namun tidak pernah membicarakan kasus pilkada Buton," kata Arbab Paproeka.

"Harusnya saya ditanya dulu dikonfirmasi apakah uang dari bupati Buton itu terkait penyuapan atau tidak."

Mantan anggota komisi 3 DPR yg juga berprofesi sebagai pengacara itu menjelaskan, pihaknya telah membuat surat pernyataan di hadapan notaris yang menyatakan dua hal. Pertama, dirinya tidak mau meninggalkan masalah saat meninggal.

"Saya ingin meluruskan kesalahannya telah mencatut nama akil mochtar untuk memeras bupati buton sehingga terseret dalam kasus ini," jelasnya. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya