Berita

Bisnis

Fraksi Gerindra: Semen Rembang Patuhi Dulu Keputusan Gubernur Jateng

RABU, 18 JANUARI 2017 | 09:57 WIB | LAPORAN:

PT Semen Indonesia di Rembang (Semen Rembang), Jawa Tengah, diminta tak gegabah dalam menyikapi keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait kepastian beroperasinya pabrik tersebut.

"Semen Rembang jangan gegabah mengambil tindakan selanjutnya, tenang saja. Patuhi dulu apa yang diputuskan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo," ujar Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Abdul Wachid sebagaimana rilis dari Informasi Industri dan Perdagangan yang diterima redaksi, Rabu (18/1).

Namun yang pasti, lanjut Wachid, Fraksi Gerindra akan terus mengawal agar Semen Rembang tetap dapat beroperasi sesuai harapan.


Guna diketahui, Ganjar telah menetapkan segala aktivitas pabrik dihentikan sementara hingga rampung dan diajukannya kembali penyempurnaan Amdal dan izin lingkungan Semen Rembang.

Keputusan Ganjar tersebut sekaligus mematuhi perintah Mahkamah Agung (MA) yang memerintahkan pencabutan semua izin lingkungan Semen Rembang. Sebelumnya, Ganjar pernah menerbitkan izin lingkungan perubahan (addendum) untuk Semen Rembang pada 9 November lalu sebelum diterimanya putusan MA.

Wachid yang juga anggota Komisi VI DPR ini menyebutkan bahwa fraksinya bakal berkoordinasi dan meminta keterangan dari Kementerian BUMN tentang kelanjutan nasib Semen Rembang.

"Yang pasti Komisi VI DPR dan Gerindra tetap mendukung Semen Rembang berlangsung dan bisa beroperasi," ucap Wachid.

Wachid berharap, koordinasi dengan Menteri BUMN akan memudahkan Semen Rembang bisa beroperasi ke depannya tanpa kendala lagi.

Menurut dia, tak selayaknya Semen Rembang dihentikan aktivitasnya walaupun bersifat sementara. Penghentian sementara itu, menurut Wachid, berdampak kepada kepercayaan investasi berjumlah banyak yang telah ditaruh guna proyek Semen Rembang.

"Kalau begini membuat investasi jadi setengah-setengah. Asal diketahui saja, investasi tidak boleh setengah-setengah," tutur Wachid

Disinggung keputusan Ganjar terhadap Semen Rembang, Wachid menyatakan bahwa sikap tersebut bisa ditafsirkan berbagai pihak yang mendukung Semen Rembang sebagai bentuk ketakutan kepada kelompok penolak pabrik.

"Bisa saja diartikan kalau pak Ganjar kurang berpihak kepada pabrik semen di Rembang, atau dengan kata lain dia mau cari aman," ujar Wachid.

Seharusnya, kata Wachid, Ganjar tetap bersikukuh bahwa Semen Rembang lebih besar membawa manfaat kesejahteraan.[wid]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya