Berita

Foto/Net

Bisnis

Gawat, Retailer Lokal Banyak Yang Tutup

Biaya Sewa Toko Di Mall Mahal
RABU, 18 JANUARI 2017 | 08:55 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pengusaha mendesak pe­merintah untuk mengeluarkan aturan tentang harga sewa dan biaya pelayanan (service charge) di pusat perbelanjaan. Sebab, saat ini harga sewanya sudah sangat mahal. Akibatnya, ban­yak penyewa toko atau retailer yang bangkrut.

Dewan Penasehat Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Johnny Andrean meminta, pemerintah untuk menindaklanjuti keluhan retailer ini. Jika tidak, banyak retailer kecil yang tutup.

Tutupnya retailer kecil yang umumnya dimiliki pengusaha lokal akan menambah jumlah pengangguran di Tanah Air.


"Keadaan sudah gawat, kami minta pemerintah hadir dalam persoalan ini. Cuma Indonesia negara yang tak punya aturan ten­tang penyewaan pusat perbelan­jaan," aku Johnny kepada Rakyat Merdeka di Jakarta kemarin.

Johnny mengungkapkan, harga yang dipatok oleh pusat perbe­lanjaan selama ini tidak memiliki batasan terendah dan tertinggi. Untuk harga terendah bervariasi, tapi tetap dinilai mahal oleh pelaku usaha kecil. "Tidak sedikit pemilik usaha yang justru lebih besar bayar uang sewa dari pada pendapatan," katanya.

Menurut dia, biasanya retailer harus merogoh kocek Rp 1 juta per meter persegi (m2) setiap bulannya. Jika tempat yang disewa berukuran 100 m2, maka dana yang harus dikeluarkan sebesar Rp 100 juta per bulan. Nominal tersebut baru biaya sewa, belum biaya service charge dan yang lainnya.

"Yang kami bayar itu periode kontraknya sampai dengan 5 tahun dengan harga sewa tert­inggi mencapai Rp 5 juta per m2. Umumnya harga tertinggi dikenai oleh para retailer lokal yang kecil," jelasnya.

Sedangkan merek-merek be­sar justru memperoleh biaya sewa yang lebih rendah. Sebab, mereka bisa menekan pengelola pusat perbelanjaan dengan nama besar yang dimilikinya. "Nah, ini kan seperti hukum rimba, main bola saja ada wasit ini kok penyewaan pusat belanja tidak ada yang mengatur," keluhnya.

Ketua Umum DPP Hippindo Budihardjo Iduansjah berharap, pemerintah langsung membuat aturan harga penyewaan toko di pusat perbelanjaan seperti mengatur harga sembako. "Pe­merintah bisa memproteksi harga seperti sembako. Kita ingin untuk harga sewa pusat perbelanjaan juga begitu supaya tidak sembarangan mall besar pasang harga tinggi ke retailer kecil tapi murah ke merek as­ing," kata Budihardjo.

Budi mengatakan, jika pemer­intah cuek saja, dikhawatirkan merek lokal akan kalah bersaing dengan merek asing. Padahal, beberapa merek asing yang terkenal sebetulnya dibuat di China. "Tidak lama lagi merek asing bakal menguasai mall di Indonesia kalau pemerintah tidak peduli," ujarnya.

Saat ini, kata Budi, para re­tailer masih tetap bisa bersaing dengan merek asing. Namun, yang menjadi lemahnya daya saing adalah sewa tempatnya yang malah di pusat perbelan­jaan. "Mereka membayar sewa dengan biaya lebih rendah, ujungnya barang yang dijual harga murah," tuturnya.

Dewan Penasehat Hippindo Tutum Rahanta menegaskan, bukan anti asing, tapi meminta pemerintah bisa membuat pera­turan yang adil. Dukungan pe­merintah juga dibutuhkan untuk menghidupkan bisnis ritel lokal.

"Merek asing itu masuk lang­sung mendapatkan sewa dengan support langsung pemilik mal, kalau begini terus kapan kita bisa naik kelas di negeri sendiri kalau selalu brand luar yang mengua­sai mal," ucapnya.  ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya