Berita

Saipul Jamil/net

Hukum

Bang Ipul Lebih Pilih Nyanyi Lagu Baru Daripada Bahas Pemeriksaan

RABU, 18 JANUARI 2017 | 02:06 WIB | LAPORAN:

Pendangdut Saipul Jamil kembali melempar senyum dan tampak gembira setelah diperiksa selama tujuh jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia seolah tak peduli akan status tersangka yang menjeratnya dalam kasus dugaan suap "pengamanan" perkara pencabulan anak di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut).

Ia memang memilih bungkam saat ditanya mengenai pemeriksaannya. Tapi, saat diminta untuk menyanyikan sebuah lagu, wajah Saipul terlihat semringah. Ia melantunkan sebuah lagu dangdut yang ia klaim diciptakan saat berada di sel tahanan.


Bang Ipul, begitu dirinya disapa, menyanyikan beberapa bait lagu dangdut ciptaannya yang diberi judul "Sanggupkah Setia". Menurutnya, lagu tersebut sengaja diciptakan untuk para penggemar yang merindukan lantunan dangdut dari dirinya.

Saipul katakan, di dalam sel tahanan banyak juga teman seniman seperti dirinya. Sehingga bakat bernyayi dan menulis lagu tidak pernah putus meski meringkuk di bali jeruji besi.

"Lagu ini bener-bener komersil banget. Karena siapapun bisa mengalami hal seperti saya. Kepercayaan itu harus dijunjung," ujarnya usai pemeriksaan di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/1).

Ipul tengah menjalani penahanan atas kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur, di Lapas Cipinang, Jakarta Timur. Selain tersangkut kasus pencabulan, Ipul juga tengah dilanda kasus dugaan suap penanganan perkaranya di PN Jakut.

Dia diduga terlibat pemberian suap ke Panitera PN Jakut, Rohadi, untuk mengurus kasusnya melalui kakaknya, Samsul Hidayatullah, beserta pengacaranya Berthanalia Ruruk Kariman dan Kasman Sangaji.

Pemberian suap itu dimaksudkan untuk mempengaruhi putusan Hakim PN Jakut dalam kasus tindak pidana asusila yang dilakukannya. Namun, tim satgas KPK ternyata lebih dulu menangkap tangan Berthanalia dan Rohadi saat akan bertransaksi uang dugaan suap. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya