Berita

Dunia

Simpan Gambar Berbau ISIS, 8 WN Indonesia Ditangkap Singapura, Kini Ditahan Densus 88

SABTU, 14 JANUARI 2017 | 17:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebanyak delapan warganegara Indonesia ditahan pihak Singapura di Sembawang, perbatasan negara itu dengan Malaysia.

Seperti dikutip dari Channel News Asia disebutkan bahwa mereka ditahan hari Selasa lalu (10/1) karena memiliki materi yang berkaitan dengan negara Islam.

Disebutkan bahwa gambar-gambar itu didapat di telepon genggam mereka. Media Singapura mengutip informasi dari Kantor Berita Malaysia Bernama.


Setelah ditahan pihak imigrasi Singapura, kedelapan WNI itu dikembalikan ke Malaysia. Selanjutnya dikirim ke Batam, Kepulauan Riau, dengan menggunakan feri.

Kini kedelapan WNI itu sudah berada di tangan Densus 88.

Materi-materi yang diduga memiliki kaitan dengan kelompok fundamentalis berupa gambar bendera ISIS, aktivitas ISIS dan manual pembuatan bom sepatu.

Kedelapan orang itu berusia antara 16 hingga 37 tahun. Pemimpin kelompok itu disebutkan bernama Ridce Elfi Hendra. Di telephone genggamnya ditemukan materi-materi yang diduga memiliki kaftan dengan ISIS.

Mereka tiba di Kuala Lumpur pada tanggal 3 Januari 2017 dengan menggunakan penerbangan dari Padang, Sumatera Barat. Menurut informasi, mereka ke Malaysia untuk berdakwah. Di sisi lain, Ridce juga disebutkan ingin berobat.

Pada tang gal 7 Januari mereka berangkat ke Phatani di selatan Thailand. Dari Phatani, mereka kembali ke Malaysia dan ingin melanjutkan perjalanan ke Singapura. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya