Berita

Net

Pertahanan

KM Diperkosa Lalu Dibunuh, Pemuda Muhammadiyah Sampaikan Duka Mendalam

JUMAT, 13 JANUARI 2017 | 06:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemuda Muhammadiyah menyampaikan duka mendalam kepada korban dan keluarga atas meninggalnya bocah berusia empat tahun, KM, tersebut secara tragis.

KM ditemukan sudah tidak bernyawa di sungai lumpur Kompleks Kokoda, Kilometer 8, Kota Sorong, Papua Barat pada Selasa lalu (10/1).  Korban diduga telah diperkosa sebelum dibunuh dan ditanam di sungai berlumpur. 

"Kami menyesalkan terhadinya peristiwa ini," jelas Ketua Kesehatan dan Kesra PP Pemuda Muhammadiyah, Jasra Putra, pagi ini.


Dalam amatannya, peristiwa ini adalah pengulangan untuk yang kesekian kali. Menurutnya, kejadian ini seperti fenomena gunung es, sebagian kecil yang baru terekspos dimedia.

"Dugaan kami kejadian ini masih banyak terjadi, belum terlaporkan dan terungkap," ungkap Koordinator Program Ayah Hebat PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Untuk Pemuda Muhammadiyah mendorong kepada pemerintah untuk menghidupkan early warning system secara efektif di lapangan agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

"Seperti kisah sebelumnya setiap kejadian perkosaan sebenarnya ada yang melihat, namun masyarakat belum terbiasa mengenal tempat melapor dalam situasi darurat (sense of crisis)," sambung Jasra.

Kepada masyarakat di sekitar kejadian, dia menambahkan, agar memberikan dukungan kepada keluarga korban dan menunjukkan empati. [zul]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya