Berita

Teguh Juwarno (kanan)

Politik

Keinginan Menko Luhut Angkat WNA Jadi CEO BUMN Merendahkan SDM Anak Bangsa

KAMIS, 12 JANUARI 2017 | 09:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Keinginan Pemerintah untuk menempatkan orang asing sebagai Direktur Utama (Chief Executive Officer/CEO) di beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menuai protes dari berbagai kalangan. Selain merendahkan kemampuan anak bangsa sendiri, juga tidak mencerminkan sikap dan jiwa nasionalisme

Ketua Komisi VI DPR RI, Teguh Juwarno, menegaskan wacana menempatkan warga negara asing sebagai Direktur Utama perusahaan pelat merah sama saja dengan merendahkan kualitas sumber daya manusia para profesional Indonesia.

Teguh menyebutkan bahwa saat ini justru banyak putra-putri Indonesia yang menduduki posisi penting di perusahaan multinasional papan atas, hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas SDM kita tidak kalah dengan para profesional dari negara asing.


"Apakah mungkin dari 200 juta lebih rakyat Indonesia, tidak ada yang memiliki kompetensi dan kapabilitas yang memadai untuk memimpin BUMN? Saat ini justru banyak putra-putri kita yang memiliki karir cemerlang di luar negeri, kenapa pemerintah tidak menarik mereka pulang saja, daripada harus mendatangkan orang asing," tegas Teguh pagi ini.

Dia heran, di satu sisi pemerintah mendorong anak muda untuk mengisi peran-peran kebangsaan, tapi di sisi yang lain kok tidak percaya dengan SDM kita sendiri.  "Nasionalisme kita jangan hanya diperingati saat hari kemerdekaan saja, sementara kebijakan kita tidak berpihak ke anak bangsa," sindir politikus PAN ini.

Teguh menilai bahwa pernyataan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang membandingkan posisi pelatih timnas sepak bola Indonesia yang kerap kali diisi oleh orang asing dengan posisi Direktur Utama BUMN sangatlah tidak relevan.

"Perbandingan tersebut tidak apple to apple. Bagaimana mungkin BUMN yang memiliki peranan sangat penting dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional dan menyimpan rahasia negara disamakan dengan timnas sepak bola?" kata legislator dari dapil Jawa Tengah IX ini mempertanyakan.

Mantan jurnalis ini juga menuturkan banyak resiko yang harus ditanggung dengan menempatkan warga negara asing sebagai CEO BUMN. Hal ini dikarenakan BUMN kita, terutama yang bergerak di sektor minerba dan telekomunikasi, menyimpan banyak rahasia negara.

Sebelumnya, Menko Luhut menyatakan wacana menempatkan warga negara asing sebagai Dirut BUMN tidak perlu dipermasalahkan karena sebelumnya juga tidak ada yang meributkan posisi pelatih kepala timnas sepak bola yang diisi oleh orang asing.

Selain itu, Indonesia seharusnya dapat berkaca pada pengalaman BUMN-BUMN sukses asal timur tengah yang kebanyakan dipimpin oleh warga asal Eropa. Salah satu contohnya adalah maskapai penerbangan Emirates yang berhasil menjadi world class airline setelah dipimpin oleh orang Inggris.

Menurut Luhut, jika tidak ada orang Indonesia yang bisa memimpin BUMN, tidak ada salahnya posisi tersebut diberikan ke warga negara asing yang memang kompeten, hal itu demi memajukan BUMN itu sendiri. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya