Berita

Habib Rizieq/Net

Politik

Habib Rizieq Catat Ada 30 Indikasi Kebangkitan PKI

RABU, 11 JANUARI 2017 | 21:25 WIB | LAPORAN:

Indikasi kemunculan kembali paham komunisme di negeri ini semakin membuat gelisah.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) bahkan mencatat ada 30 indikasi kebangkitan Partai Komunisme Indonesia (PKI). Hal ini sepat dijabarkannya dalam sebuah simposium tentang PKI yang diadakan Gerakan Bela Negara.

"Tidak kurang ada 30 indikasi kebangkitan PKI yang kami paparkan dalam simposium tersebut dan itu jadi masukan dan dicatat betul dalam simposium kita," ujarnya saat menyambangi pimpinan DPR di Ruang Rapat Pimpinan di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).


Rizieq mengatakan bahwa indikasi tersebut muncul bukan karena umat Islam yang paranoid atau ketakutan dengan kebangkitan PKI. Namun muncul ‎dari kesadaran berbangsa dan bernegara di mana PKI itu dilarang dalam Tap MPR 25/1966 yang masih berlaku tentang pembubaran PKI.

"PKI dilarang, ajaran komunisme tidak boleh disebarluaskan termasuk penggunaan atribut PKI," tegasnya.

Selain itu, tambah Rizieq, pembubaran PKI ini juga sudah dituangkan dalam KUHP dalam pasal 107.

"Artinya sudah konfirm tidak ada ‎perbedaan dalam urusan hukum bahwa penggunaan logo PKI adalah sesuatu yang terlarang di Republik Indonesia," demikian Rizieq.

Habib Rizieq datang bersama Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Bachtiar Nasir dan beberapa petinggi FPI lainnya. Rizieq cs diterima oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan Fadli Zon serta anggota Komisi III DPR RI Muhammad Syafii. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya