Berita

Cuplikan video Sumit Verma mencium perempuan secara acak/BBC

Dunia

Buat Konten "Mesum", YouTuber Ini Berpotensi Dibui

SELASA, 10 JANUARI 2017 | 14:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ada-ada saja ulah YouTuber yang satu ini. Demi menarik banyak penonton, seorang YouTuber atau orang yang membuat konten di YouTube asal India, Sumit Verma membuat video di mana ia secara acak berjalan di tempat-tempat umum kemudian mencium perempuan secara acak dan melarikan diri.

Video itu menyebabkan respon kemarahan dari sejumlah warga India yang menonton videonya. Banyak yang menyebut video itu mesum. Polisi Delhi pun turun tangan menyelidiki video tersebut dan mendesak para korbannya mengajukan keluhan.

Menyadari hal itu, Verma lalu meminta maaf dan segera menghapus video prank itu. Ia menyebut bahwa video itu ia buat hanya untuk hiburan dan tidak berniat menyakiti siapapun.


Verma sendiri memiliki lebih dari 150 ribu subscriber atau orang yang berlangganan untuk channel YouTube miliknya yang bernama "Crazy Summit".

Namun polisi tidak yakin dengan penjelasannya.

"Video itu telah datang ke pemberitahuan Delhi Kepolisian melalui media. Kami telah memulai penyelidikan teknis awal. Video mesum ini tersedia di Facebook dan Youtube link dan kami sedang menyelidiki ini," kata juru bicara Kepolisian Dependra Pathak.

Atas ulahnya tersebut, Verma berpotensi menghadapi hukuman penjara.

"Saya melihat ini jenis penyimpangan seksual di media sosial," sambungnya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya