Berita

Politik

REPORTASE DUMAY

Ini Penjelasan Pimred Obor Rakyat tentang "Fitsa Hats"

RABU, 04 JANUARI 2017 | 11:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Salah satu hasil dari persidangan kasus penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok adalah kehadiran "Fitsa Hats" dalam kosa kata dunia maya Indonesia.

Kata sang terdakwa Ahok usai sidang kemarin (Selasa, 3/1), Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin malu pernah bekerja di restoran cepat saji waralaba dari Amerika Serikat, Pizza Hut, dan karena itu menulis "Fitsa Hats" untuk bagian penjelasan mengenai riwayat kerja di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Fitsa Hats" pun menjadi populer dan Habib Novel pun di-bully habis-habisan oleh netizen pendukung Ahok.


Fenomena Ahok dan popularitas "Fitsa Hats" ini juga menjadi perhatian mantan Pemimpin Redaksi Obor Rakyat Setiyardi. Di dalam laman Facebook miliknya, Setiyardi menilasis kampanye "Fitsa Hats" ini bertujuan untuk mengatakan Habib Novel tak layak jadi saksi pelapor.

Menurut Setiyardi, kesalahan penulisan dalam BAP tidak seharusnya dibesar-besarkan. Kesalahan ketik atau tulis seperti ini adalah hal yang manusiawi.

Setiyardi membagikan pengalaman dirinya dalam menghadapi proses pemeriksaan verbal, seperti berikut:

INI cuma berbagi sedikit pengalaman. Saat di periksa di Mabes Polri, sebagai Pemred Obor Rakyat, saya hanya duduk. Penyidik bertanya ini itu, sambil mengetik jawaban saya dalam BAP di komputer jinjingnya. Tentu saja terjadi kesalahan ketik oleh penyidik, terutama jika menyangkut nama. Jadi kalau ada kesalahan ketik, yang salah bukan yang diperiksa. Kesalahan itu manusiawi saja.

Hal serupa juga terjadi di dunia jurnalistik. Saat menjadi wartawan, saya kerap membaca laporan (tertulis) reporter dengan kesalahan ejaan di sana-sini. Terutama jika menyangkut nama, istilah asing atau istilah teknis tertentu. Apakah narasumber yang salah? Tentu bukan.

Kesalahan ada pada reporter yang mentranskrip rekaman wawancara itu. Tapi ini manusiawi saja. Reporter juga manusia. Tugas editorlah memperbaiki kesalahan itu dalam tulisan yang siap tayang.

Mengapa Habib Novel tak mengoreksi kesalahan sebelum menandatangani BAP? Proses pemeriksaan kerap memakan waktu berjam-jam, bahkan seharian. Setelah draft BAP jadi, terperiksa kerap sudah letih secara fisik dan psikis. Sehingga sering hanya sekilas membaca draft BAP, kemudian menandatanganinya.

Ada segelintir orang langsung tanda tangan karena percaya pada kredibiltas penyidik. Istilah kerennya, "I don't read what I sign".

So, kalem aja Gaes... [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya