Berita

Sylviana Murni/Net

Politik

Sylviana Murni: Mana Sempat Kepikiran Makar

SABTU, 31 DESEMBER 2016 | 23:51 WIB | LAPORAN:

. Niat berjuang demi kebaikan masyarakat pasti akan mengalami banyak ujian. Dan untuk berjuang demi masyarakat tentu saja harus lulus dari berbagai ujian, termasuk berbagai tuduhan.

Demikian disampaikan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sylviana Murni, terkait dengan suaminya Gde Sardjana. Gde Sardjana terseret kasus karena mentransfer uang senilai Rp 10 juta ke Zamran, yang merupakan tersangka kasus ITE dan juga saksi dalam kasus dugaan makar.

Sylvi memastikan suaminya itu, yang sudah diperiksa sebagai saksi untuk Zamran, sama sekali tak terkait dengan isu makar.


"Mana sempet kepikiran seperti itu (makar)," kata Sylvi kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Sabtu, 31/12).

"Bisa kok ikutin seluruh anggota keluarga saya selama 24 jam ngapain aja," sambung Sylvi.

Sylvi menambahkan bahwa terkait dengan tuduhan ini ia dan keluarganya tetap semangat dan tetap memaafkan. Apalagi keluarganya merupakan keluarga yang solid dan hanya bergantung kepada Allah SWT.

"Walau kami terzalimi, kami tetap memaafkan. Makin semangat berjuang untuk sejahterakan masyarakat," tegasnya.

Gde Sardjana sendiri, usai diperiksa di Polda Metro Jaya sebagai saksi pada Jumat kemarin (30/12), mengakui dirinya mentransfer uang senilai Rp 10 juta ke Zamran. Namun dirinya membantah kalau uang tersebut untuk mendanai makar.

"Itu fitnah. (Uang yang dikirim) untuk perkawanan, karena istrinya mau operasi," kata Gde.

"Sepuluh juta. Enggak (lebih), emang saya kebanyakan uang apa?" kata dia.

Menurut pengakuannya, dia mengenal Zamran ketika sama-sama menjadi pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesi (KONI). Dia mengaku tidak kenal dengan Sri Bintang Pamungkas maupun yang lainnya.

"Saya enggak ada kenal sama mereka. Enggak tahu, enggak kenal saya," katanya. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya