Berita

YM An Kwang Il/RMOL

Dunia

Dubes An Kwang Il: Korea Utara Tak Pernah Sekali Pun Melempar Batu Ke Negara Lain

SENIN, 19 DESEMBER 2016 | 16:31 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Pembahasan mengenai isu nuklir di Korea Utara selalu menjadi perbincangan yang menarik mengenai keamanan internasional.

Di hadapan para mahasiswa dan akademisi, Duta Besar Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) untuk Indonesia, An Kwang Il mengupas persoalan tersebut.

Pasalnya, kondisi yang berkembang saat ini adalah RRDK atau Korea Utara dinilai sebagai ancaman bagi dunia lantaran mengembangkan teknologi tenaga nuklir.


"Sepanjang sejarah, Korea (RRDK) tak pernah sekali pun melempari batu ke negara lain," ungkap An dalam Kuliah Umum di Kampus UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (19/12).

Meski begitu, An tidak menampik apabila perang bisa terjadi kapan saja di kawasan Semenanjung Korea. Terlebih adanya kekuatan Amerika Serikat di kawasan tersebut yang terus meningkat.

"Akan tetapi perdamaian itu tidak bisa tersedia dengan mengemis. Kebenarannya adalah tanpa kekuatan tidak dapat mempertahankan perdamaian," tandasnya.

Oleh karena itu, dirinya menilai pengembangan teknologi nuklir di Korea Utara merupakan bentuk bela diri negaranya dalam menghadapi ancaman keamanan. Bukan semata-mata untuk menganggu dan mengancam keamanan dunia.

"Ini adalah hak bela diri negara dan prinsip hukum internasional yang diakui umum dan dijamin dalam piagam PBB dan undang-undang internasional," tutupnya. [zul]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya