Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Jaya Suprana: Perjuangan Timnas, Gelora Semangat Persatuan

MINGGU, 18 DESEMBER 2016 | 08:58 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DALAM leg kedua Final Piala AFF di Stadion Rajamangala, Bangkok, Boaz Solossa dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan tuan rumah. Tim Gajah Putih berhasil membobol gawang Timnas yang dikawal Kurnia Meiga, masing-masing pada menit ke-37 dan ke-47 oleh Siroch Chattong. Dengan dua gol tersebut, Thailand unggul agregat 3-2. Mengingat, pada leg pertama di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (14/12), Timnas mengungguli Thailand dengan skor akhir 2-1.

"Jangan patah arang. Ambil pelajaran atas kekalahan. Timnas Indonesia tetaplah semangat," cuit Presiden lewat akun Twitter-nya @jokowi.

Sebelumnya, presiden menjanjikan bonus besar kepada Tim Merah Putih kalau berhasil membawa pulang gelar juara.


"Kita semua berharap Timnas Indonesia menjadi juara AFF 2016. Disiapkan bonus Rp 12 miliar untuk seluruh pemain. Ayo semangat!" kicau Presiden demi menyemangati Timnas.

Pujian juga mengalir kepada kepada Tim Garuda meski kalah. Mengingat perjuangan mereka luar biasa hingga sampai final.

"Selamat buat Timnas yang sudah berjuang walau belum berhasil," ucap mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin.

Saya juga sangat menghormati dan menghargai semangat perjuangan Timnas yang telah berupaya maksimal bahkan optimal untuk menjadi juara AFF 2016.

Di balik kecewa hadir hikmah yang layak disyukuri. Sementara bangsa Indonesia sedang dirundung awan kelabu perselisihan pendapat dalam menghadapi kasus dugaan penistaan agama sampai menggerakkan massa turun ke jalan dalam jumlah peserta bukan alang kepalang, perjuangan Timnas terbukti telah mampu mempersatukan bangsa Indonesia dalam bersama mengharapkan suatu hal yang sama yaitu keberhasilan Tim Merah Putih mengungguli Tim Gajah Putih di final piala AFF 2016. Terutama, pada saat pertandingan di Bogor mau pun di Bangkok, mendadak seluruh warga bangsa Indonesia bersatupadu dalam semangat mengharapkan kemenangan Timnas.

Untuk ke sekian kali dalam sejarah peradaban umat manusia termasuk bangsa Indonesia, kembali terbukti bahwa peristiwa pertandingan olahraga dapat, untuk sementara, meredakan bahkan menyingkirkan kemelut konflik sosio-politik yang sedang merundung suatu bangsa. Tidak bisa disangkal bahwa pertandingan olahraga memiliki potensi bukan hanya sebagai hiburan namun juga memiliki kesaktian mempersatupadukan semangat nasionalisme.

Pada saat nonton bareng perjuangan Tim Merah Putih melawan Tim Gajah Putih, tampak jelas bagaimana mendadak tidak ada lagi batasan parpol, ormas, orsospol, lembaga, jabatan, status, paham, mazhab, kepercayaan, agama akibat segenap pihak bersatupadu, bergotong royong dalam semarak hiruk-pikuk sorak-sorai mengobarkan semangat perjuangan para pendekar sepakbola Nusantara gigih menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa dalam bidang olahraga.

Pada saat gawang timnas bobol maka masyarakat bersatupadu dalam duka-cita. Semangat Persatuan bukan berhenti sebagai sekadar semboyan namun nyata menggelora pada saat masyarakat Indonesia nonton bareng perjuangan Timnas memenangkan pertandingan internasional. [***]

Penulis adalah CEO dan Penggagas MURI

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya