Berita

Foto/Net

Politik

Revisi UU Migas Belum Mengarah Kepada Kedaulatan Energi

SABTU, 10 DESEMBER 2016 | 16:36 WIB | LAPORAN:

. Rancangan Undang-Undang (RUU) Nomor 22/2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas) dinilai belum memuat ketegasan untuk membangun kedaulatan dan ketahanan energi masional.

"Kami belum melihat secara tegas bahwa revisi UU ini sebenarnya untuk membangun ketahanan atau kedaulatan energi nasional," kata Ketua Bidang Energi Sekretariat Nasional Jokowi, Tumpak Sitorus dalam diskusi 'Masa Depan Sektor Migas' di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (10/12).

Pasalnya, jelas Tumpak, revisi UU tersebut justru untuk pembangunan investasi di sektor hulu Migas.


"Memang kita sangat butuhkan mereka (investasi sektor hulu migas) untuk pembangunan energi ke depan, tetapi sebenarnya paradigma itu harus berubah," lanjutnya.

Untuk itu ia meminta pihak yang berwenang agar dapat mengubah pemikirannya agar revisi UU Migas diarahkan pada ketahanan energi, sebab itu yang kini sangat dibutuhkan negara.

"Dasarnya yang pertama adalah mindset yang kita pegang teguh adalah bagaimana membangun ketahanan energi. Nah dari situ kita bisa terjemahkan, kita elaborasi kebutuhan kita ke depan," tutup Tumpak. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya