Berita

Sofia Vergara/Net

Blitz

Sofia Vergara, Digugat Embrio Calon Anak

SABTU, 10 DESEMBER 2016 | 08:09 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sofia Vergara menghadapi tuntutan hukum yang tak lazim. Bintang serial Modern Fam­ily ini dituntut oleh dua calon anaknya yang masih dalam bentuk embrio beku bernama Emma dan Isabella. Dua embrio beku tersebut adalah hasil dari proses bayi tabung yang dijalani Vergara ketika masih bertunan­gan dengan Nick Loeb, di 2013. Saat itu, Vergara memberikan sel telurnya untuk dibuahi di luar kandungan dan kemudian muncul dua embrio tadi.

Namun saat berpisah dengan sang penyanyi pada 2014, Ver­gara dikabarkan ingin meng­hancurkan mereka. Di sisi lain, Loeb ingin mempertahankan embrio-embrio itu hingga mer­eka bisa tumbuh dan dilahirkan sebagai bayi manusia.

Tuntutan dua embrio ini diajukan ke pengadilan Loui­siana pada 6 Desember lalu. Pengacara Vergara menye­but bahwa tuntutan itu hanya manuver yang dibuat Loeb dengan mengatasnamakan diri sebagai kedua embrio untuk mencari popularitas.


"Jika laporan itu benar, manuver terbaru ini tak lebih dari usaha Loeb untuk mem­buat dirinya tetap diperhati­kan publik dengan terus men­ghubungkan dirinya ke Verga­ra. Berita media menyebutkan jika Loeb mengajukan tuntutan mengklaim jika dua embrio yang sejatinya bukan embrio tapi sel telur beku, diberi nama olehnya dan punya hak untuk hidup," kata Fred Silberberg, pengacara Vergara.

Silberberg melanjutkan, "Loeb tampaknya berpikir dia akan mendapat simpati pub­lik dan pengadilan lewat ini, yang kami yakini pasti akan gagal. Sayang sekali karena Loeb merasa masih perlu men­ghubungkan dirinya pada Ver­gara yang sudah menikah."

Vergara dan Loeb bertemu dalam pesta penghargaan film Golden Globes pada 2008. Mereka kemudian bertunangan pada 2010, setelah sebelumnya sempat menjalani hubungan cinta putus-sambung. Namun pada Mei 2014, pertunangan tersebut berakhir. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya