Berita

Jonathan Kuo/Net

Nusantara

Pianis Senior Akui Jonathan Natural dan Istimewa

SABTU, 10 DESEMBER 2016 | 00:02 WIB | LAPORAN:

RMOL. Pianis klasik muda tanah air Jonathan Kuo akan tampil resital solo perdana di Goethehaus, Menteng, Jakarta Pusat, 11 Desember mendatang. Sejumlah karya komponis musik klasik terkenal Ludwig van Beethoven, Robert Schumann dan F. Chopin akan dimainkan dalam dua babak.
 
Remaja yang telah mencetak prestasi berskala Internasional ini mengaku telah melakukan persiapan selama empat bulan. Sejumlah karya menantang dari komposer besar yang akan dimainkan yakni karya dari Ludwig van Beethoven yang berjudul :Tempest”, karya Robert Schumann yang berjudul Papillon, 3 buah Prelude karya C. Debussy dan 2 buah karya besar dari F. Chopin.
 
"Saya bisa berlatih piano empat sampai lima jam setiap hari,"ujar Jonathan di Jakarta, Jumat (9/12).
 

 
Remaja yang pernah menjuarai 1 Chopin International Piano Competition di Thailand, 2015 ini mengungkapkan, resital ini merupakan suatu kebanggaan dalam karir musiknya. "Menjadi pianis klasik dan bisa tampil solo adalah kebanggaan bagi saya. Harmonisasi bunyi dari piano ialah ungkapan kebahagiaan," jelasnya.
 
Pianis senior Iswargia R. Sudarno mengatakan Jonathan Kuo merupakan pianis yang bakatnya terlihat menonjol sejak usia 7 tahun. Dia menilai bunyi yang dihasilkan Jonathan dalam bermain piano sangat natural dan enak didengar.

"Kemampuannya bermain piano semakin terasah. Banyak orang yang bisa bermain piano, tapi bunyi yang dihasilkan oleh Jonathan terdengar sangat istimewa. Tidak banyak orang yang bisa bermain seperti itu," ungkap Iswargia.
 
Sales & Marketing Manager Paulus Gani mengatakan resital solo Jonathan Kuo merupakan konser pembuka dari rangkaian Steiway Concert Series di tanah air. Konser ini dilaksanakan untuk memperluas khasanah dunia musik di tanah air.
 
"Kami ingin mengangkat musik klasik dan memberikan kesempatan lebih besar kepada para pianis muda untuk dapat tampil serta mengasah talenta mereka dala bermusik melalui instrumen yang berkualitas tinggi," kata Paulus.
 
Dia menjelaskan, Jonathan akan membawakan Tempest Sonata karya Ludwig van Beethoven dan Papilon karya Robert Schumman pada babak pertama. Pemilihan program ini sangat memerlukan ketajaman intuisi untuk dapat menghadirkan kontras suasana.
 
Babak kedua akan dimulai dengan karya yang lebih modern yakni tiga buah Prelud dari Claude Debussy. Karya ini menghadirkan kekayaan harmoni yang berbeda. Diama efek suara merupakan komponen yang sangat penting. Frederic Chopin, juga menjadi pilihan karena merupakan komponis favorit Jonathan.
 
Konser ini rencananya akan menghadirkan presenter kondang Choky Sitohang sebagai pemandu acara. [sam]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya