Berita

Budi Arie Setiadi/Net

Politik

Aparat Harus Tegas Pada Kelompok Yang Mau Menyebarkan Intoleransi

KAMIS, 08 DESEMBER 2016 | 14:49 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Negara harus hadir dan menjamin perlindungan yang menyeluruh kepada setiap warganya, termasuk untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan keyakunan masing-masing.

"Aparat negara harus pro aktif dan tegas menindak siapapun yang ingin menebarkan dan menyuburkan praktek  intoleransi  di bumi pertiwi," kata Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 8/12).

Menurut Budi, akhir-akhir ini bangsa Indonesia memang sedang menghadapi ujian yang serius, dengan pertaruhan yang sangat mahal. Padahal, bangsa-bangsa di dunia sangat mengagumi Pancasila sebab mampu mengikat dan menyatukan seluruh komponen bangsa tanpa terkecuali.


"Karena itu kita harus merawat dan menjaga warisan yang sangat berharga dari para pendiri bangsa. Kita harus segera mengakhiri hiruk pikuk yang semakin lama semakin tidak produktif bagi kemajuan bangsa ini, " ujar Budi.

Budi mengingatkan, bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara harus mampu mewujudkan rasa aman dan nyaman. Semua warga Indonesia juga harus keluar dari bangunan rasa saling curiga satu sama lain.

"Bangsa ini kuat karena persaudaraan sesama anak bangsa yang kokoh dan solid. Semua itu sudah teruji oleh waktu dan segala tempaan jaman. Jangan biarkan ada  pihak-pihak yang ingin menghancurkan fondasi rumah kebangsaan yang begitu indah ini," demikian Budi. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya