Berita

HM Prasetyo/Net

Hukum

Hendardi: Penanganan Perkara Ahok Di Kejagung Tidak Independen

SELASA, 06 DESEMBER 2016 | 12:26 WIB | LAPORAN:

Setara Institute tetap meragukan keseriusan pihak Kejaksaan Agung dalam mengkaji berkas perkara dugaan penistaan agama oleh Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama.
 
Terlebih menurut Jaksa Muda Pidana Umum Kejagung, Noor Rachmad, berkas perkara Ahok setebal 826. Namun hanya dalam waktu tiga hari terhitung sejak dilimpahkan Bareskrim Polri, sudah dinyatakan lengkap atau P21.

"Bagaimana mengkaji 826 hanya dalam waktu yang sangat singkat?" kritik Ketua Setara Institute, Hendardi melalui siaran persnya, Selasa (6/12).


Alasan memenuhi kehendak publik sehingga kasus itu dipercepat, menurut Hendardi, justru menegaskan bahwa trial by mob bekerja efektif dan mempengaruhi independensi jaksa dalam menetapkan keterpenuhan unsur pidana suatu peristiwa pidana.

Hal ini sangat membahayakan sistem peradilan Indonesia ke depan jika tekanan publik menjadi variabel berpengaruh pada proses penegakan hukum.

"Cepat dan tanggap itu tidak berarti menegasikan proses yang fair, karena fair trial adalah hak setiap orang," demikian Hendardi.

Tadi pagi kepada wartawan di gedung DPR, Jaksa Agung M. Prasetyo menyatakan bahwa cepatnya berkas perkara Ahok karena adanya permintaan dari banyak pihak.

"Mestinya diberikan apresiasi. Meski cepat tapi tetap profesional," cetus Prasetyo.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya