Berita

Mia Khalifa/Net

Blitz

Mia Khalifa, Didukung Jadi Dubes AS Untuk Arab Saudi

JUMAT, 02 DESEMBER 2016 | 10:20 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Beredarnya sebuah petisi online yang meminta Presiden Amerika Donald John Trump menunjuk bintang film porno Mia Khalifa sebagai Duta Besar (Dubes) AS untuk Arab Saudi telah menghebohkan publik di Washington. Meski jadi bahan guyonan, tapi petisi itu hingga kemarin telah di­teken lebih dari 4 ribu orang.

Penggagas petisi online di si­tus change.org tersebut adalah Dalcolm Rodriguez-Goldstein, warga AS. Dia ingin men­girimkan hasil dukungan itu kepada Donald Trump secara langsung. Petisi itu berjudul "Donald Trump: Make Mia Khalifa Ambassador to Saudi Arabia".

Goldstein, telah mempost­ing petisi itu beberapa hari lalu dengan menuliskan alasan mengapa Khalifa perlu ditun­juk sebagai Dubes AS.


"Khalifa memiliki rekam jejak yang terbukti membawa orang bersama-sama tanpa memandang latar belakang budaya untuk kemajuan negara kita dan masyarakat interna­sional," tulis dia.

"Dia akan menjadi seorang pemimpin besar yang mewakili kita di Timur Tengah serta sim­bol melting pot Amerika."

Beberapa pengguna media so­sial mendukung petisi itu dengan bercanda. "Dapatkah Anda mem­buat hal ini terjadi, please?" ujar @faisalalmutar yang di-men­tion-kan ke akun Donald Trump @RealDonaldTrump. Pengguna Twitter lainnya, @Shododdy­doddy menulis; "Harus terjadi," mengacu pada dukungan itu dengan becanda.

Mia Khalifa terkenal sebagai bintang film dewas di peringkat nomor satu di situs streaming dewasa populer, PornHub. Khalifa lahir di Beirut, Libanon dan berhasil terjun ke industri pornografi yang membuatnya menerima banyak ancaman pembunuhan dan pesan kasar secara online. ***

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya