Berita

Nusantara

Ekspresikan Gerakan Nusantara Bersatu, Ribuan Anak TK Banyuwangi Menari kolosal

KAMIS, 01 DESEMBER 2016 | 05:28 WIB | LAPORAN:

Ikut berpartisipasi dalam Gerakan  Nasional Nusantara Bersatu 5.000 anak Taman Kanak-kanak (TK) se Banyuwangi, menari secara kolosal. Ribuan anak dari 729 sekolah menari secara kolosal di Taman Blambangan pada Rabu (30/11).

Tarian yang ditampilkan dengan iringan musik khas Banyuwangi, adalah tarian capung semebyar. Tarian Capung adalah Sebuah tarian yang menjadikan simbol Capung sebagai bentuk mengrekspresikan diri. Tari capung sembyar ini diartikan sebagai simbol kebebasan anak-anak agar bisa berkreasi, berekspresi tanpa adanya intimidasi dari orang lain,” kata Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Banyuwangi, Tri Puji Lestari.     

Dengan menggunakan kostum ala Capung” warna hijau dan bawahan merah, mereka menari sangat indah. Layaknya capung yang terbang dan menari-nari di udara. Meski gerakan menari anak-anak tidak sempurna layaknya penari dewasa, namun penonton memberikan aplaus panjang kepada mereka.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang hadir langsung dalam even ini menilai ekspresi anak-anak ini penuh semangat dan berkobar menyongsong masa depan.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang hadir langsung dalam even ini menilai ekspresi anak-anak ini penuh semangat dan berkobar menyongsong masa depan.

Wajah polosnya seakan memberikan harapan yang indah untuk Indonesia. Kalian adalah anak-anak hebat calon penerus generasi bangsa ini. Dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang hebat Indonesia pasti jaya. Jaga selalu persatuan dan kesatuan, Terus maju anak-anakku. Terima kasih kalian telah ikut andil menegakan persatuan Indonesia,” kata Anas di depan ribuan anak TK tersebut.       

Anas juga sempat menitipkan pesan kepada guru-guru yang mendapingi anak-anak tersebut untuk selalu menanamkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam diri anak. Sehingga anak-anak tidak hanya tumbuh dan berkembang, tetapi memiliki landasan dasar yang kokoh dalam membangun negeri ini.

"Untuk bisa mencapai negara yang sejahtera, ada dua yang harus dimiliki terus menjaga persatuan dan kedua, memiliki anak-anak yang ber-SDM hebat," ujarnya. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya