Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Hasto Kristiyanto: Pilkada DKI Harus Kembali Jadi Momentum Adu Gagasan

SABTU, 26 NOVEMBER 2016 | 14:33 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pilkada DKI Jakarta selayaknya kembali pada pertarungan opini tentang kebijakan publik, tentang politik anggaran, tentang tata ruang kota, tentang kehidupan sosial, tentang ekonomi kerakyatan dan tentang bagaimana Pemda DKI melayani rakyat dalam soal kesehatan, pendidikan dan kebudayaan.
 
Demikian harapan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat sambutan pelatihan tim komunikasi dan kampanye pemenangan pasangan Ahok-Djarot di Jakarta, Sabtu (26/11).
 
Menurut Hasto, pertemuan ini memiliki arti penting dalam perjuangan memenangkan pasangan Ahok-Djarot. Terutama sekali dalam kerangka memperkuat koordinasi, memetakan peta isu yang bergulir, dan kembali memulihkan kondisi situasi setelah kasus yang sedemikian hebat dirasakan.
 

 
"Kerjasama antar partai, kerjasama antara tim relawan, sikap menyadari kita berada dalam satu situasi perjuangan yang sama, dengan kesadaran inilah kita membangun solidaritas terstruktur karena pada hakikatnya sebuah gerakan politik haruslah sistematis dan memiliki arah yang jelas,” kata Hasto.
 
Saat ini kita sedang menghadapi situasi yang sensitif sekali dalam sejarah perjalanan bangsa ini, tapi saya ingat pesan Ibu Mega saat, Bu Mega memutuskan kenapa Ahok yang harus PDIP pilih yaitu kebhinekaan Indonesia. Ahok Djarot mampu membangun harapan baru melalui kinerja kongkrit untuk Jakarta. Jakarta menjadi bangunan peradaban yang hidup denga nilai-nilai Pancasila," papar Hasto.
 
Hasto berharap walaupun bisa dikatakan hari-hari ini bersaing dalam politik, tapi janganlah bangsa ini terpecah belah.
 
"Kita bisa saja memenangkan kekuasaan, tapi yang terpenting adalah jagalah persatuan bangsa ini," imbau Hasto.
 
Momentum pertemuan ini sekali lagi menurut Hasto untuk memperkuat pola komunikasi antar Partai, antar Partai-Partai dengan relawan, menyelaraskan strategi isu yang kita gunakan dalam berkampanye, membangun kesadaran publik tentang DKI Jakarta masa depan, bagaimana menyampaikan isu ke tengah publik.
 
Sementara Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan seluruh parpol dan relawan yang menjagokan paslon Ahok-Djarot harus bisa bekerja sama dan berjuang secara total dengan berlandaskan paslon ini sudah teruji memimpin DKI Jakarta.
 
"Kita ini negara demokratis. Kita bersepakat ide dan gagasan sebagai instrumen politik bukan yang lain," katanya.

Dia meminta relawan dan pendukung Ahok-Djarot untuk tidak mau terpancing dalam perdebatan apa yang sedang terjadi pada Ahok. Namun, diminta mampu menjelaskan kenapa mendukung paslon Ahok-Djarot dan membeberkan prestasi selama memimpin DKI serta yang akan dilakukan selanjutnya. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya