Berita

Politik

Pengurus SNKI Dikukuhkan Di Desa Pusat Keris Dunia

SABTU, 26 NOVEMBER 2016 | 12:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Desa Aeng Tong Tong di Sumenep Madura merupakan desa yang kini menjadi pusat keris di dunia. Di desa inilah para mpu membuat keris dengan mewarisi tradisi para leluhur.

"Saya juga sering memesan keris dari desa Aeng Tong Tong ini. Bahkan, kalau memberi cenderimata ke beberapa negara atau kepada duta besar, saya memberinya dengan keris yang dibuat di desa Aeng Tong Tong ini," kata Ketua Umum Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SKNI), Fadli Zon, saat menyampaikan sambutan dalam acara pengukuhan pengurus SNKI periode 2016-2021 di desa Aeng Tong Tong, Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jumat, 25/11).

Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fauzi, Sekda Sumenep, Kodim Sumenap, Kapolres Sumenep serta ratusan warga yang rata-rata merupakan Mpu pembuat keris.


Acara yang dihadiri ratusan orang ini berlangsung sederhana, di sebuah lapangan yang dikelilingi oleh sawah dan tanaman jagung. Sebelum tiba di lokasi acara, Fadli Zon diminta naik kuda dan diarak oleh warga dengan sorak dan tepuk tangah yang meriah.

Dalam sambutannya, Fadli Zon menjelaskan alasannya memilih Desa Aeng Tong Tong, Sumenep sebagai tempat pengukuhan pengurus pusat SNKI. Ia  memilih Sumenep sebagai tempat pengukuhan Pengurus Pusat SNKI, ini sebagai penghormatan sekaligus apresiasi karena Sumenep merupakan daerah pengrajin dan empu keris terbanyak di Indonesia dan dunia.

"Keris-keris Sumenep juga tersohor karena garapnya yang bagus," kata Fadli Zon sambil mengatakan bahwa Sumenep adalah ibukota keris Indonesia bahkan dunia.

Lebih jauh Fadli Zon menjelaskan bahwa selaku Ketua Umum SNKI, dirinya memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh warga Desa Aeng Tong Tong dan juga para Empu dan pengrajin serta pelaku usaha perkerisan yang telah hadir dalam acara tersebut. Melalui SNKI, Fadli Zon ingin budaya Keris terus dikembangkan dan dilestarikan agar warisan agung budaya dunia ini tetap terlestarikan, khususnya di Bumi Madura.

"Sejak tahun 2005, keris mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai warisan agung budaya dunia hingga sekarang sudah 11 tahun. Untuk itu, kami berharap para perajin keris di Sumenep dan diseluruh Nusantara tidak berhenti untuk terus berkarya" ujar Fadli Zon.

Dalam acara tersebut, Fadli Zon juga menandatangani Sampul Peringatan Pengkuhan Pengurus Pusat Serikat Nasional Keris Indonesia (SNKI). Sebelum menutup acara, Fadli Zon juga berpesan kepada pemerintah pusat dan Pemkab Sumenep memberikan perhatian dan dukungan penuh kepada para perajin keris sebagai bagian dari menjaga kelestarian karya adiluhung warisan kemanusiaan.

"Salah satu langkah konkrit Pemerintah membantu melestarikan Keris adalah dengan menjadikan Keris sebagai cinderamata resmi kenegaraan. Saya dalam berbagai kunjungan ke berbagai negara ataupun pertemuan dengan Duta Besar, selalu memberikan Keris sebagai cinderamata. Ini langkah konkrit mengenalkan Keris ke kancah Internasional" tutup Fadli Zon.

Fadli Zon berharap di masa-masa mendatang ada semacam registrasi dan sertifikasi terhadap semua keris yang dibuat. Apalagi setiap keris memiliki perbedaan satu sama lain. [ysa]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya