Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Kebakaran Pasar Waru Harus Ditangani Serius

SABTU, 19 NOVEMBER 2016 | 01:09 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kebakaran Pasar Waru Indah, Semaran, Jumat malam (18/11), menambah daftar panjang pasar tradisional di Indonesia yang terbakar dalam kurun waktu setahun kebelakang. Sebelumnya di Semarang juga terjadi kebakaran Pasar Johar.

"Ini seperti alarm peringatan bagi kita semua untuk terus meningkatkan kewaspadaan atas potensi terjadi kebakaran. Terutama di pasar-pasar besar di seluruh Indonesia," kata Ketua Umum DPP katan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansuri, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 19/11).

"Duka mendalam kami sampaikan kepada seluruh pedagang Pasar Waru indah Semarang yang menjadi korban kebakaran. Kami juga menerima ungkapan duka dari berbagai pedagang pasar yang ada di seluruh Indonesia," sambungnya.


Musibah kebakaran Pasar Waru Indah ini, lanjut Mansuri, merupakan musibah besar yang menyita perhatian publik. Karenanya kebakaran Pasar Waru indah harus ditangani secara serius.

Menurut data yang dihimpun oleh DPW IKAPPI Jawa Tengah terdapat lebih dari 370 lapak di 4 los yang terbakar di Pasar Waru indah Semarang. Hal ini menyebabkan ratusan pedagang turut pula menjadi korban karena barang dagangannya ludes terbakar. Sementara ini total jumlah kerugian masih kami himpun.

"Namun kami pastikan bahwa kerugian yang timbul tidak kecil. Maka dari itu harus ada langkah cepat dari pemerintah daerah agar nasib para pedagang di Pasar Waru indah Semarang tidak semakin terpuruk," demikian Mansuri. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya