Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

FPI Bhinneka Berdiri Bersama Jokowi Pertahankan Keragaman

KAMIS, 17 NOVEMBER 2016 | 06:53 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Front Pembela Indonesia (FPI)-Bhinneka dibentuk untuk memastikan dukungan rakyat kepada mandat yang diserahkan kepada Joko Widodo pada Pilpres kemarin.

Demikian disampaikan Koordinator FPI-Bhinneka, Abi Rekso, saat membuka diskusi yang diselenggarakan oleh Front Pembela Indonesia (FPI)-Bhinneka bertema "Membaca Tanda Sejarah, Menjaga Indonesia Bhinneka" di Cikini, Jakarta Pusat (Rabu, 16/11).

Abi menegaskan bahwa tidak boleh hanya karena mayoritas, maka segala tuntutan aksi mereka harus dipenuhi. Bagaimanapun Indonesia memiliki konstitusi yang harus dihormati.


"Di atas segalanya rumah Indonesia yang menghormati keragaman harus kita pertahankan. Jangan pernah ada niat untuk mengkhianati hasil Pemilu 2014, karena rakyat mencatat dan tak akan mudah dihasut. Kami berdiri bersama Jokowi," tegas Abi.

FPI-Bhinneka terdiri dari banyak unsur masyarakat. Abi Rekso adalah aktivis Pergerakan Indonesia yang tercatat sebagai Koordinator FPI-BHINNEKA. Sebagai Sekertaris Ronny Talapessy, Wakil Ketua Andi Saiful Haq dan ada nama-nama seperti musisi Adi Adrian sebagai Wakil Sekertaris dan puluhan nama lainnya.  

FPI-Bhinneka dalam waktu dekat ini akan berkoordinasi dengan kekuatan Pro Bhinneka Tunggal Ika lainnya untuk menguatkan dukungan pada Keragaman dan Konstitusi. [ysa]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya