Berita

Mahira Khan/Net

Blitz

Mahira Khan, Tidak Terpengaruh Konflik India-Pakistan

SELASA, 15 NOVEMBER 2016 | 10:36 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dinamika politik India dan Pakistan kembali memanas karena konflik Kasmir. Bah­kan, pemerintah India sampai melarang industri film Bolly­wood menggunakan jasa aktor asal Pakistan.

Salah satu yang bikin ketar-ketir adalah kabar bahwa si can­tik Mahira Khan batal tampil di film Raees bareng Shah­rukh Khan. Padahal, Raees ada­lah film pertama artis kelahiran Karaci, Pakistan, 21 Desember 1982 tersebut di perfilman Bol­lywood.

Namun, kekhawatiran tersebut sepertinya tak sampai terjadi. Pihak film memasti­kan peran Mahira Khan tidak akan dipenggal atau dihilan­gkan. Salah satu alasannya, kebijakan tersebut keluar be­berapa hari sebelum syuting film Raees hampir selesai.


"Apa yang bisa saya ka­takan? Kami telah menyele­saikan syuting. Film ini siap dirilis. Jika kami syuting sebe­lum memburuknya hubungan India-Pakistan, pasti kami tidak bekerja dengan aktor Pakistan," kata salah seorang perwakilan film.

Kasus ini juga hampir saja terjadi pada aktor asal Pak­istan lainnya, Fawad Khan. Fawad Khan ikut membintangi film Ae Dil Hai Muskhil yang dibintangi Ranbir Kapoor, Aish­warya Rai, dan Anushka Shar­ma. Ae Dil Hai Muskhil rilis be­berapa minggu setelah kontro­versi. Kehadiran Fawad Khan di film tersebut juga mendapat banyak penolakan.

Film Raees yang disutrada­rai Rahul Dholakia dan diprod­uksi oleh Excel Entertainment rencananya dirilis pada Idul Fitri atau Juli lalu. Namun rilis film harus ditunda lantaran bentrok dengan rilis film Sal­man Khan, Sultan. Raees di­pastikan rilis pada 26 Januari 2017.

Meski begitu, film Raees juga masih harus bersaing den­gan film-film besar calon peraih box office seper­ti Kaabil yang dibintangi Hrithik Roshan. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya