Berita

Politik

Maruarar Sirait Dan Bima Arya Lepas Peserta Jalan Sehat Terbesar Di Kota Bogor

MINGGU, 13 NOVEMBER 2016 | 10:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam rangka memperingati hari Pahlawan Dewan Pimpinan Pusat Taruna Merah Putih  menghelat kegiatan Kirab budaya dan jalan sehat di Kota Bogor, Minggu (13/10).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 10 ribu peserta yang berasal dari kader TMP Kota Bogor dan kabupaten Bogor dan elemen pemuda  dari pelajar dan komunitas kesenian di Kota Bogor.

Acara tersebut diawali  dengan Jalan sehat yang dimulai dari Balai kota Bogor dan berakhir di GOR Pajajaran. Dan langsung dibuka oleh Ketua Umum DPP TMP Maruarar Sirait dan didampingi oleh Wali Kota Bogor Bima Arya.


Kegiatan jalan sehat dimeriahkan dimeriahkan oleh  Marcine Band dari SMP N 1 Bogor dan SMP ITA El-Ma'Mur, Paskibraka Kota Bogor, kesenian Barongsai dari Kota Bogor dan Jajaka dan Mojang Kota Bogor 2016.  Kegiatan tersebut disamput sangat antusias oleh warga bogor. Sehingga sepanjang  sekitar 5 Km Jalan Jendral Sudirman dipenuhi oleh lautan Manusia.

Kegiatan ini pun mendapat pujian langsung dari Bima Arya. Sebab baru kali ini dalam sejarah jalan sehat di kota Bogor bisa melibatkan orang hingga mencapai 10. 000 peserta.

"Ini jalan sehat terbesar yang pernah ada di kota Bogor," kata Bima Arya di hadapan 10 ribu massa.

Menurut Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP), Maruarar Sirait, acara ini untuk memperkenalkan budaya bangsa kepada anak-anak muda dan sekaligus mempromosikan wisata serta kuliner Bogor. Acara ini juga untuk memicu kreatifitas di kalangan anak-anak muda.

Hal lain yang tak kalah penting, sambung Maruarar, kegiatan juga untuk menumbuhkan pluralisme. Dengan menampilkan ragam budaya di berbagai Nusantara sehingga pluralisme itu mewujud dalam kehidupan nyata. Maka tak heran sebelumnya juga TMP menggelar festival anak muda yang dirangkai dengan kegiatan ragam budaya di berbagai daerah seperti Semarang, Bandung dan Magelang.

"Kita tunjukkan nasionalisme kita dengan tindakan nyata. Sebab rakyat butuh contoh yang menggerakkan sehingga nasionalisme dan pluralisme benar-benar terjaga," kata Maruarar saat dihubungi Kantor Berita Politik beberapa saat lalu (Sabtu, 12/11).

Hal lain yang tak kalah penting, sambung Maruarar, acara ini juga diharapkan bisa meningkatkan pengembangan ekonomi kreatif. Pengembangan ekonomi kreatif ini sangat penting di tengah masyarakat ekomoni Asean (MEA)​. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

Penanganan Kabupaten Terdampak Gempa NTT Terus Difokuskan Kemensos

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:21

KPK Ungkap Pengondisian Pembagian Kuota Haji 50:50 Sebelum MoU RI-Arab Saudi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:16

BNPB Perkuat OMC Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:02

Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:26

Pasukan Darat dan Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:21

KPK Usut Dugaan Korupsi PBJ Era Bupati Bogor Rudy Susmanto

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:13

Prabowo dan Jokowi Hadiri Pernikahan Kasespri Rizky Irmansyah di JCC

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:07

Desa Sade Terbakar, Ini Sejarah dan Asal-usul Masyarakat Suku Sasak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:52

Ada Gerhana Bulan Sebagian Akhir Agustus 2026, Catat Jadwalnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:43

Karhutla Kalsel, Api Tak Terlihat tapi Gambut Masih Berasap

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:13

Selengkapnya