Berita

Monas Jakarta/Net

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Survei LSI: Elektabilitas Ahok Merosot, Agus Dan Anies Cenderung Stagnan

KAMIS, 10 NOVEMBER 2016 | 15:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Pasangan calon petahana gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful ‎Hidayat (Ahok-Djarot) memang mengalami penurunan elektabilitas secara drastis pada November 2016.

Elektabilitas pasangan nomor urut dua ini turun sebanyak 6,8 persen dari survei sebelumnya yang berada di 31,4 persen menjadi 24,6 persen.‎

"Kasus penistaan agama menjadi penyebab penurunan drastis elektabilitas Ahok," ujar peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Adjie Alfarabie saat merilis survei terbaru di Kantor LSI, Jalan Pemuda 70, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (10/11).


Sayangnya, lanjut Adjie, kemerosotan pasangan petahana ini tidak dibarengi dengan lonjakan elektabilitas pasangan lain. Elektabilitas pasangan nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, dan pasangan nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno cenderung stagnan.

"Agus-Sylvi dari 19,3 persen di Oktober jadi 20,9 persen di bulan ini. Anies-Sandi dari 21,1 persen menjadi 20,0 persen. Keduanya cenderung stagnan," ujarnya.

Menurut survei ini, swing voters yang mengalami lonjakan drastis atas kemerosotan elektabitas Ahok-Djarot. Swing voters melonjak dari 28,2 persen di bukan Oktober menjadi 34,5 persen di bulan ini.

"Yang cenderung naik hanya swing voters," pungkasnya.

Survei dilakukan pada tanggal 31Oktober hingga 5 Oktober 2016 di Jakarta. Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling.

Adapun margin of error survei ini plus minus 4,8 persen. Survei ini dibiayai dengan dana sendiri, dan dilengkapi pula dengan kualitatif riset (focus group discussion, media analisis, dan indepthinterview). [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya