Berita

Foto/RMOL

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Survei LSI: Elektabilitas Ahok Sudah Di Bawah 30 Persen

KAMIS, 10 NOVEMBER 2016 | 15:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Kasus dugaan penistaan agama membuat elektabilitas Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok merosot tajam jelang Pilkada Jakarta 2017.

Elektabilitas petahana yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat saat ini bahkan sudah di bawah 30 persen, yaitu di angka 24,6 persen.

Elektabilitas Ahok turun 6,8 persen dari survei yang sama di bulan Oktober 2016 yang sebesar 31,4 persen. Turun 24,5 persen jika dibanding survei Juli 2016 yang sebesar 49,1 persen.


"Elektabilitas Ahok turun drastis sebanyak 34,7 persen jika di banding survei Maret 2016 yang berkuasa sebesar 59,3 persen. Penurunan drastis ini karena ada kasus penistaan agama," ujar peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Adjie Alfaraby saat memaparkan hasil survei terbau LSI di Jalan Pemuda 70, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (10/11).

Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok sempat memicu aksi besar dari ribuan umat Islam agar proses hukum Ah‎ok berjalan cepat.

Survei dilakukan pada tanggal 31Oktober hingga 5 Oktober 2016 di Jakarta. Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling.

Adapun margin of error survei ini plus minus 4,8 persen. Survei ini dibiayai dengan dana sendiri, dan dilengkapi pula dengan kualitatif riset (focus group discussion, media analisis, dan indepthinterview). [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya