Berita

Frans Lebu Raya/Net

Nusantara

Frans Lebu Raya: Orang NTT Harus Jadi Orang NTT Dan Orang Indonesia 100 Persen

KAMIS, 10 NOVEMBER 2016 | 06:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya memberikan dua pesan penting dalam acara yang digelar oleh komunitas diapora warga NTT di Jakarta.

Pertama dalam hal bagaimana berperan menjaga Pancasila, UUD 1945, dan Kebhinekaan, serta kemajemukan. Dan yang kedua dalam hal menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

"Saya meminta seluruh warga NTT di Jakarta, untuk berperan, menjaga bangsa ini, menjaga keutuhan bangsa ini, menjaga NKRI, mari kita bersaudara. Itulah NTT," kata Frans Lebu Rasa, saat memberikan sambutan dalam diskusi dengan tokoh pemuda dan masyarakat NTT di Jakata, di Restoran Pulau Dua, Jakarta, Rabu (9/11).


Kemudian yang kedua, kata Frans yang juga Ketua DPD PDI Perjuanhan NTT ini, dalam hal menghadapi Pemilihan Gubernur DKI Jakarta, terhadap komunitas diaspora NTT di Jakarta yang memberikan dukungan kepada pasangan Ahok-Djarot itu, Frans memberikan pesan agar ketika memilih Ahok itu bukan berdasarkan agama maupun rasnya.

"Jangan pilih Ahok karena dia Kristen. Tapi karena dia membangun. Kalau dia Kristen, tetapi dia koruptor, dia tidak bekerja, maka jangan pilih," kata Frans.

Frans mengungkapkan, salah satu yang menjadi alasan dasar adanya pertemuan ini adalah kesadaran mengenai pentingnya menjaga Pancasila. Apalagi, nilai-nilai Pancasila digali oleh Bung Karno saat dalam masa pembuangannya di Ende.

Karena itu, warga NTT di Jakarta harus menjadi cermin bagaimana kebersamaan tetap dikedepankan meskipun berasal dari suku dan agama yang berbeda-beda.

"Saya meminta warga NTT di Jakarta, mari kita jaga bangsa ini, kita jaga Pancasila, dan NKRI, mari kita bersaudara. Orang NTT harus jadi orang NTT 100 persen dan orang Indonesia 100 persen juga," ujarnya.

Selain itu, Frans juga mengingatkan agar warga NTT di Jakarta dalam setiap peranannya selalu dengan sikap yang tenang dan beradab.

Dalam kesempatan tersebut, Frans juga sekaligus minta saran dan masukan bagaimana pembangunan dan program-program di NTT semakin efektif. Bahkan, dia menyampakan perlunya masukan agar NTT semakin bisa lebih mewarnai di tingkat nasional.

Kepada mereka, Frans juga menyampaikan bagaimana progres pembangunan di NTT yang begitu cepat dalam dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo, seperti bendungan, jembatan, pelabuhan, dan juga pos-pos di perbatasan. [ysa]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya