Berita

Dunia

Batik Indonesia Memikat Tamu Grand Final Miss Senegal

RABU, 09 NOVEMBER 2016 | 07:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Batik Indonesia kembali memikat para tamu yang hadir dalam acara Grand Final Miss Senegal 2016 yang diselenggarakan di King Fahd Palace, Dakar, akhir pekan lalu (5/11).

Batik Indonesia karya anak bangsa, Susilowati George Gerban (Susi Rewita), yang berdomisili di Dubai, menjadi pembuka rangkaian acara Grand Final Miss Senegal 2016 yang diperagakan oleh lima belas finalis Miss Senegal 2016.

Ketika sesi pembukaan dimulai, para tamu memberikan tepukan yang meriah dan mengamati keindahan Batik Indonesia yang diperagakan oleh kelima belas finalis Miss Senegal yang masing-masing merupakan wakil dari 14 provinsi dan 1 mewakili Region Sine-Saloum (merupakan region baru dari 2 pulau).


Sebagaimana keterangan KBRI Dakar kepada redaksi, pada Resepsi Diplomatik batik sebelumnya yang diselenggarakan oleh KBRI Dakar, Batik karya Susi Rewita juga diperagakan oleh finalis Miss Dakar 2016 dan berhasil memikat 300 tamu undangan yang datang dari kalangan diplomatik, pemerintahan, media, akademisi, LSM lokal dan internasional, serta masyarakat umum. Bahkan, acara tersebut telah mendapat perhatian dari media setempat baik cetak maupun televisi, dengan diulasnya acara tersebut selama dua hari berturut-turut.

Turut menjadi juri dalam ajang Grand Final tersebut, Istri Duta Besar RI untuk Senegal, Febie Mansyur, yang juga mendapat kehormatan untuk memakaikan selempang yang bertulikan "Miss Senegal 2016" kepada pemenang ajang pemilihan Miss Senegal 2016, Ndeye Astou Sall, dari Provinsi Dakar.

Setiap finalis selain dinilai dari keindahan dalam memperagakan tiap busana, juga harus memiliki pengetahuan yang memadai mengenai situasi dalam negeri di Senegal, pariwisata di masing-masing wilayahnya, peranan wanita, serta kontribusi yang dapat mereka sumbangkan terutama bagi kemajuan kaum wanita Senegal. [ysa]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya