Berita

Ariel Noah/Net

Politik

Ahok Bisa Senasib dengan Ariel Noah

SENIN, 07 NOVEMBER 2016 | 21:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jika Buni Yani dijadikan tersangka karena mengunggah video yang memuat pernyataan Basuki Tjahaja Purnama terkait penistaan agama, Gubernur DKI nonaktif yang akrab dispa Ahok tersebut juga harus dijerat. Hal ini berkaca dari kasus Ariel Noah, yang pernah tersandung video porno.

Demikian disampaikan Jurubicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman dalam konferensi pers 'Save Buni Yani' di Wisma Kodel, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (7/11).

Analogi itu, lanjut Munarman, muncul karena dia mencoba mengikuti logika pihak Ahok yang akan mentersangkakan Buni Yani.


"Ingat kasus Ariel, yang dulu sempat menjadi heboh. Dia diadili‎ karena UU ITE kan. Padahal Ariel tidak meng-upload, juga tidak berperan sedikit pun menyebarkan. Tapi kenapa Ariel kena? Dipenjara dia," ujarnya.

Munarman menjelaskan bahwa dalam kasus tersebut, Ariel dianggap berperan serta dalam penyebarluasan video karena menjadi pemeran utama dan kemudian dijerat Pasal 55 KUHP.‎

Sementara dalam kasus penistaan agama, Ahok menjadi tokoh utama yang ada di video. Artinya, jika Buni Yani ditangkap karena menyebarkan video, Ahok juga harus ditangkap sebagaimana Ariel ditangkap walau tidak turut menyebarkan video.

"Kalau kita ikutin logika-logika bodohnya (pihak yang mau tersangkakan Buni Yani), oke kita ikuti. Oke kalau Buni Yani tersangka, tapi harus ada Pasal‎ 55-nya yang menjerat karena meng-upload konten yang bermuatan SARA. Tapi sekarang yang upload pertama siapa? Pemprov DKI mesti diusut. Nah, sekarang yang mengeluarkan pernyataan bermuatan SARA-nya siapa? Ahok kan. Jadi ya mesti kena dia, karena ikut berperan serta dia‎," pungkasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya