Presiden Filipina Rogrigo Duterte/Reuters
Presiden Filipina Rogrigo Duterte/Reuters
Langkah tersebut diambil setelah pejabat Amerika Serikat bulan lalu mengatakan menghentikan penjualan senjata ke Filipina karena khawatir digunakan untuk pelanggaran HAM.
"Kami tidak akan bersikeras membeli senjata mahal dari Amerika Serikat. Kami selalu bisa mendapatkan mereka di tempat lain. Saya memerintahkan polisi untuk membatalkannya. Kami tidak membutuhkan mereka," kata Duterte dalam pidato yang disiarkan televisi awal pekan ini.
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
Sabtu, 05 September 2026 | 19:53
UPDATE
Sabtu, 12 September 2026 | 12:20
Sabtu, 12 September 2026 | 12:06
Sabtu, 12 September 2026 | 11:52
Sabtu, 12 September 2026 | 11:37
Sabtu, 12 September 2026 | 11:28
Sabtu, 12 September 2026 | 11:10
Sabtu, 12 September 2026 | 11:01
Sabtu, 12 September 2026 | 10:50
Sabtu, 12 September 2026 | 10:45
Sabtu, 12 September 2026 | 10:28