Berita

Politik

TNI Harus Utamakan Sumpah Prajurit Saat Jaga Keamanan

KAMIS, 03 NOVEMBER 2016 | 09:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam menghadapi tantangan tugas pada wilayah perbatasan, Divisi Infanteri 2 Kostrad mengirim salah satu Batalyon andalannya sebagai Satuan Tugas untuk melaksanakan misi pengamanan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
 
Yonif Para Raider 502 Kostrad diberangkatkan untuk menggantikan Batalyon Infanteri 312/Kala Hitam Kodam III/Siliwangi. Acara pemberangkatan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Para Raider 502 Kostrad tersebut dipimpin oleh Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Benny Susianto di Dermaga Ujung, Surabaya.

Dalam acara pelepasan tersebut, Mayjen Benny Susianto, sebagaimana keterangan kepada redaksi, menyampaikan bahwa Satgas Pamtas Yonif PR 502 Kostrad memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak ringan. Yaitu enjaga keutuhan NKRI yang berbatasan langsung dengan malaysia, serta mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat serta bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
 

 
Dalan penugasan seperti itu ada kalanya akan menghadapi berbagai permasalahan di lapangan, sehingga Pangdivif 2 Kostrad mengingatkan dalam memecahkan setiap permasalahan, agar selalu mengedepankan doktrin sumpah prajurit dan 8 wajib TNI yang di integrasikan pada misi yang diemban.
 
Tugas yang dilaksanakan Satgas Yonif Para Raider 502 merupakan kebanggaan dan kehormatan atas kepercayaan yang diberikan oleh negara. Sehingga Pangdivif 2 Kostrad mengharapkan satuan yang bertugas mampu mengemban tugas yang mulia ini demi menjaga kehormatan satuan, kehormatan Kostrad, kehormatan Angkatan Darat, TNI dan keutuhan serta kedaulatan negara kesatuan republik Indonesia. [ysa]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya