Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Minta Alumni ITS Surabaya Kembangkan Sektor Maritim

RABU, 02 NOVEMBER 2016 | 06:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden Joko Widodo diminta memberi kesempatan kepada PT PAL untuk mengerjakan proyek infrastrukur kelautan dan kemaritiman.

Permohonan ini disampaikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IKA ITS) saat diterima dan berdialog dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Rombongan IKA ITS dipimpin oleh Ketua Umum IKA ITS Dwi Sutjipto.

"Tanpa pemberian kesempatan maka keberpihakan negara dalam pengembangan maritim untuk industri dalam negeri, menjadi kurang tepat sasaran, sehingga perlu ditingkatkan," kata Ketua Dewan Pakar IKA ITS, Satya Widya Yudha, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 2/11).


Menurut Satya, Presiden Joko Widodo  menyambut baik permohonan keberpihakan tersebut. Presiden lantas membandingkan PT PAL dengan sejumlah pabrik kapal sejenis di Korea Selatan, yang usianya sebenarnya hampir sama yakni dibangun pada akhir 1960an.

Namun, pabrik kapal di Korea sangat sibuk karena menerima banyak pesanan kapal,  sedangkan di PT PAL tingkat kesibukannya belum tinggi.

Satya pun sempat mengungkapkan kepada Presiden Joko Widodo bahwa, di Fakultas Teknologi Kelautan ITS  ada laboratorium hidrodinamika, yang dimanfaatkan bersama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Laboratorium ini adalah satu-satunya di Indonesia.

"Selain Indonesia, di Asia hanya Jepang dan India yang memiliki laboratorium sejenis," tuturnya.

Presiden Joko Widodo pun, jelas Setya,  meminta para alumni ITS Surabaya mengembangkan sektor kemaritiman untuk mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. [ysa]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya