Berita

Politik

Didesak Tokoh Agama, Jokowi Berkelit Ngaku Tak Bekingi Ahok

SELASA, 01 NOVEMBER 2016 | 16:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Semua tokoh agama yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana meminta kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki T. Purnama diusut tuntas.

Para tokoh agama itu berasal dari Majelis Ulama Indonesia, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Pengurus Pusat Muhammadiyah.

"Singkatnya, semua tokoh agama menyampaikan bahwa proses hukum harus dilakukan dengan adil dan berkeadilan," kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak yang ikut hadir dalam keterangan tertulisnya (Selasa, 1/11).


Bahkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan, sengketa publik bisa memperoleh titik moderat bila jalur hukum dilakukan dengan adil.

Masih kata Dahnil, Haedar juga menyampaikan berharap Presiden menularkan keteladanan kepada para kepala daerah seluruh Indonesia agar tidak asal ucap, dan tidak ceroboh dalam menggunakan kata-kata.

Menjawab pernyataan para tokoh tersebut Presiden menegaskan dirinya tidak akan melakukan intervensi apapun terhadap proses hukum.

"Kalau tidak berjalan dengan baik, baru saya turun tangan. Saya tidak melindungi Ahok. Saya bertemu dengan Ahok dalam kaitan sebagai Presiden dan gubernur saja," kata Presiden, seperti dikutip dari keterangan tertulis Dahnil tersebut.

Sebagaimana diketahui, unjuk rasa besar-besaran akan digelar Jumat (4/11) mendatang. Massa mendesak Kepolisian segera menetapkan Ahok sebagai tersangka dan kemudian menahannya. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya