Berita

Pertahanan

Polisi Terjunkan 806 Personel Jaga Deklarasi Damai Pilkada Jakarta

SABTU, 29 OKTOBER 2016 | 09:39 WIB | LAPORAN:

Sejumlah 806 personil gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat mengawal acara deklarasi damai Pilkada DKI Jakarta di kawasan Silang Monas, Jakarta, Sabtu (29/10).

Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat, Kompol Suyatno, menjelaskan bahwa Polda Metro Jaya menerjunkan sebanyak 596 personil, sementara Polres Metro Jakarta Pusat menerjunkan 210 personil.

"Total keseluruhan 806 personil yang diterjunkan untuk mengawal acara deklarasi," kata Suyatno saat dikonfirmasi, Sabtu (29/10).


Suyatno mengimbau seluruh tim sukses dari tiga pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan dalam acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPUD DKI Jakarta.

"Kami mengimbau kepada semua pihak agar dapat melangsungkan acara secara kondusif ya," pungkas Suyatno.

Sementara di lokasi acara deklarasi, tiga pasangan Cagub dan Cawagub telah hadir. Paslon bernomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni (Agus-Sylvi) menjadi yang pertama hadir di kawasan Monas. Mengenakan baju hitam, Agus-Sylvi datang bersama rombongan pendukung dan tim suksesnya.

Selanjutnya giliran Cagub nomor urut 3, Anies Baswedan, yang hadir di lokasi acara. Anies datang tanpa wakilnya, Sandiaga Uno, yang masih dalam perjalanan menuju lokasi usai menerima penghargaan di Amerika Serikat.

Tak lama kemudian, pasangan petahana Basuki Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat tiba di lokasi deklarasi damai. Keduanya datang dengan diiringi para pendukung.

Deklarasi Kampanye Damai dan Berintegritas yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan diisi penyerahan simbolis alat peraga kampanye dan bahan kampanye, serta pembacaan deklarasi damai.

Kemudian acara akan diramaikan dengan arak-arakan kendaraan hias dan hiburan dari sejumlah artis. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya