Berita

Politik

Kabar Gembira Buat Warga DKI, Ahok Terpaksa Harus Cuti Kampanye

RABU, 26 OKTOBER 2016 | 05:25 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama tidak bisa menunggu hasil sidang uji materi atau judicial review Pasal 70 ayat 3 UU 10/2016 tentang Pilkada yang diajukannya ke Mahkamah Konstitusi. Gugatan itu terkait kewajiban calon petahana cuti selama masa kampanye.

Karena dia sudah resmi menjadi calon Gubernur dan Surat Keputusan Mendagri soal pelaksanaan cutinya dan soal Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta berlaku efektif saat dimulainya masa kampanye Pilkada serentak tanggal 26 Oktober 2016 ini. [Baca: Ini Alasan Ahok Ngotot Tolak Cuti-Kampanye]

Sementara tanggal 27 Oktober 2016 sidang MK baru memasuki acara penyampaian bukti terakhir dari Pihak Terkait Habiburokhman dan kesimpulan dari semua pihak. Diperkirakan putusan MK baru keluar awal November 2016. Berarti apapun putusannya baru akan berlaku untuk Pilkada yang akan datang.


"Apapun putusan MK dalam perkara uji materi pasal cuti petahana UU Pilkada, dapat dipastikan Ahok tetap harus cuti tahun ini," jelas Habiburokhman, Selasa malam.

Pasalnya, putusan MK bersifat prospektif alias tidak berlaku surut. Dasar hukumnya Pasal 58 UU MK yang menyebutkan: "Undang-Undang yang diuji oleh Mahkamah Konstitusi tetap berlaku, sebelum ada putusan yang menyatakan bahwa undang-undang tersebut bertentangan dengan UUD 1945" dan Pasal 39 Peraturan Mahkamah Konstitusi 6/2005 yang berbunyi: "Putusan Mahkamah memperoleh kekuatan hukum tetap sejak selesai diucapkan dalam sidang pleno terbuka untuk umum."

Yurisprudensi tidak berlaku surutnya putusan MK dapat kita lihat dalam putusan perkara Nomor 14/PUU-XI/2013 tentang Uji Materiil UU Pemilu yang diajukan dosen Universitas Indonesia Effendi Ghazali.

"Putusan perkara yang dikenal dengan perkara Pemilu Serentak tersebut diputus tahun 2014 namun baru akan berlaku pada Pemilu 2016," sambung politikus Gerindra ini.

Selain bagi dirinya secara pribadi, sambung Habiburokhman, hal itu menjadi kabar gembira bagi warga DKI Jakarta. [Baca: Ada Potensi Salahgunakan Wewenang, ICW Minta Ahok Ikut Cuti Kampanye]

"Tetap wajib cutinya Ahok dalam Pilgub DKI Jakarta tahun ini bukan hanya kemenangan saya selaku pihak terkait, tetapi juga kemenangan rakyat atas terhindarnya fasilitas dan keuangan negara dari ancaman korupsi petahana setidaknya pada Pilkada serentak 2017," tandasnya. [zul]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Airlangga: Negosiasi Tarif AS Terkait Board of Peace Gaza

Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:47

Pengedar 15,5 Kg Ganja Diciduk di Parkiran Stasiun Tanah Abang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:16

Dokumen Epstein Seret Nama Ahmed bin Sulayem, DP World Tunjuk Bos Baru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:27

Tetap Jalan, Menko Pangan Jelaskan Skema MBG di Bulan Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:52

Film Heartbreak Winter x Mordenbeu: Dari Cinta yang Retak Menuju Versi Terbaik Dirimu

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:53

BNI Siagakan Layanan Terbatas Saat Libur Imlek

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

PANFEST 2026 Ajang Konsolidasi Kuatkan Ekonomi Rakyat

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:17

Diluruskan, Ini Alasan Polisi Tidak Tahan Bahar bin Smith

Sabtu, 14 Februari 2026 | 17:43

PANFEST 2026 Hadirkan 12.000 Sajian Pangan Nusantara di Hutan Kota GBK

Sabtu, 14 Februari 2026 | 17:08

Roy Suryo Cs Minta Cabut Status Tersangka, Ini Kata Polda Metro

Sabtu, 14 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya