Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Panja Karhutla: 15 SP-3 Bukan Zaman Dolly, Makin Jelas...

SELASA, 25 OKTOBER 2016 | 17:45 WIB | LAPORAN:

Mantan Kapolda Riau, Irjen Pol Dolly Bambang Hermawan mengaku hanya mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) bagi tiga perusahaan pada Januari 2016 lalu.

Mendengar itu, Ketua Panja Karhutla, Benny K Harman mengatakan bahwa pihaknya kini sudah menerima gambaran yang semakin jelas terkait itu.

"15 SP3 bukan pada zaman Pak Dolly ya, makin jelas ya," katanya saat rapat dengar pendapat di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (25/10).


Sebelumnya, Irjen Dolly menjelaskan bahwa semasa dia menjadi orang nomor satu di Polda Riau, pihaknya memang menangani kasus Karhutla yang diduga dilakukan oleh 18 perusahaan. Namun dari 18 perusahaan tersebut, 3 diantaranya diberi SP3 karena tidak memenuhi unsur, 2 perusahaan kasusnya sudah dilimpahkan ke pengadilan.

Benny kemudian mengungkapkan bahwa Kapolda Riau saat ini, Brigjen Supriyanto dalam RDP sebelumnya pernah mengatakan bahwa SP3 ke-15 perusahaan sesungguhnya dikeluarkan oleh Polda lama.

"Izin Pak, masa periode kami berakhir 15 Maret, SP3 3, itu dilakukan polres Pelalawan, kami mengontrol melalui proses gelar perkara. Tidak boleh lebih dari itu karena bisa dianggap intervensi, harus ada kemandirian dari penyidik. 16 kasus masih proses lidik waktu itu," jelas Irjend Dolly. [sam]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya