Berita

KPU DKI Jakarta/Net

Nusantara

PILKADA SERENTAK 2017

KPU DKI Akan Kembalikan Komputer Dan Laptop Ke Pemprov

JUMAT, 21 OKTOBER 2016 | 15:14 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta membantah mendapat bantuan peminjaman 400 unit komputer dari PT Sampoerna Land Tbk. Sejumlah media bahkan menyebutkan bahwa komputer-komputer tersebut diduga telah diprogram oleh pihak perusahaan untuk kepentingan pemenangan pasangan petahanan Ahok-Djarot di Pilkada DKI 2017.

Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno menegaskan bahwa yang sebenarnya terjadi adalah KPU meminjam sarana dan prasarana berupa 25 komputer dan 21 laptop kepada Pemprov DKI Jakarta. Soemarno menilai bahwa peminjaman itu sudah sesuai dengan pasal 126 UU 14/2011 tentang Penyelenggaraan Pemilu.

"Kami mengirimkan surat kepada Pemprov DKI Jakarta agar melengkapi dan memperbaiki sarana dan prasarana penyelenggara pemilu, baik itu gedung-gedung kantor KPU di tingkat kota maupun provinsi termasuk komputer, meja dan lainnya. Semuanya adalah pinjam pakai dan merupakan aset Pemprov DKI," jelas Sumarno dalam konferensi pers di Kantor KPU DKI, Jalan Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (21/10).


KPU DKI Jakarta berencana mengembalikan komputer dan laptop tersebut karena telah memicu polemik. Untuk pengadaan komputer, Sumarno mengaku KPU DKI akan menyewa kepada pihak swasta.

"Setelah mendengarkan masukan dari Bawaslu, KPU Pusat, DKPP, kami melakukan rapat pleno dan memutuskan untuk mengembalikan semua komputer dari Pemerintah DKI sebagai pihak yang meminjami," sambungnya.

Lebih lanjut, Sumarno meminta masyarakat DKI Jakarta untuk tidak tak terpancing isu tak bertanggung jawab dan percaya kredibilitas KPU sebagai penyelenggara pemilu.

"Masyarakat Jakarta dan semua pihak tidak perlu meragukan independensi dan transparansi KPU. KPU juga berkomitmen untuk mewujudkan Pilkada DKI yang jujur, adil, transparan dan akuntabel," pungkasnya. [rus]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya