Berita

Budi Arie Setiadi/Net

Politik

Projo: Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK Sudah Di Jalan Yang Benar

KAMIS, 20 OKTOBER 2016 | 04:50 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tepat sudah 2 tahun Pemerintahan Jokowi JK berjalan 20 Oktober 2016. Berbagai pencapaian penting telah di raih termasuk berbagai terobosan nyata. Berbagai program strategis seperti Tax Amnesty, percepatan pembangunan infrastrukur di berbagai daerah serta pemerataan pembangunan mulai terwujud.

Berbagai upaya tersebut menurut Projo sebagai upaya nyata Pemerintahan Jokowi JK memenuhi janji-janji kampanye nya.

"Pemerintahan Jokowi JK sudah  track yang benar. Pemerintahan Jokowi JK  tetap konsisten di Garis Rakyat," kata Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, beberapa saat lalu (Kamis, 20/10).


Dalam pandangan kami ada 5 tantangan yang harus dihadapi pemerintahan Jokowi JK ke depan. Pengangguran, Kemiskinan, Kesenjangan sosial , Efektifitas Birokrasi dan Penguatan Demokrasi.  Semuanya perlu kesatuan gerak dan langkah dari seluruh komponen bangsa," jelas Budi.

Berbagai keunggulan komparatif seperti Bonus Demografi di tahun 2025 harus dipakai sebagai momentum untuk menjadikan Indonesia mampu bersaing dalam masyarakat global. Isu pengangguran harus dijawab dengan berbagai kebijakan yang pro bisnis, kepastian hukum dan iklim investasi yang  ataraktif dan kompetitif, jelas Budi.

Menurut Budi, jumlah penduduk miskin Indonesia yang masih 22 juta orang harus dientaskan dengan berbagai program produktif seperti reforma agraria dan mendorong  pemberdayaan UMKM yang masif. Kesenjangan sosial adalah isu yang  sangat sensitif termasuk kesenjangan antar daerah.

"Disparitas harga di berbagai daerah harus di atasi dengan Managemen Logistik Nasional yang terintegrasi. Kebijakan harga BBM di Papua yang sama dengan di Jawa merupakan sebuah terobosan penting yang bersejarah," jelas Budi.

Masih kata Budi, efektifitas birokrasi adalah tantangan yang sangat berat karena harus merubah pola pikir dan perilaku aparat birokrasi menjadi pelayan masyarakat. Berbagai praktek pungli  harus diakhiri. Proses birokrasi yang lincah, efektif dan melayani harus menjadi bukti nyata kehadiran negara di masyarakat.

"Penguatan demokrasi merupakan pekerjaan yag serius  terutama menghilangkan politik biaya tinggi. Kepemimpinan daerah yang inspiratif diharapkan bisa terjadi  di lebih banyak daerah," pungkas Budi. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya